JPNN.com

Sinergi ARLIC dan IMLA Dorong Pengembangan Bahasa Arab di Indonesia

Kamis, 30 Januari 2025 – 18:13 WIB
Sinergi ARLIC dan IMLA Dorong Pengembangan Bahasa Arab di Indonesia - JPNN.com
Sinergi ARLIC dan IMLA mendorong pengembangan bahasa Arab di Indonesia. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Arabic Lingual Center (ARLIC) berkolaborasi dengan Ittihad Mudarrisi Al-Lughah Al-Arabiyah (IMLA) Indonesia sukses menyelenggarakan Workshop Pengembangan Bahasa Arab pada 27-28 Januari 2025.

Bertempat di Hotel Naraya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), workshop yang mengusung tema “Bersinergi dan Bekerja sama untuk Pengembangan Bahasa Arab di Indonesia” ini berhasil menarik perhatian para pelaku pendidikan bahasa Arab di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Muhammadiyah: Doa dalam Bahasa Arab Lebih Baik

Kegiatan dibuka oleh Andy Hadiyanto, perwakilan dari UNJ, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan bahasa Arab di Indonesia. Dia juga mengapresiasi inisiatif ARLIC dan IMLA yang memilih UNJ sebagai tuan rumah acara penting ini.

UNJ berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bahasa Arab dengan inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Andy, dalam keterangannya, Kamis (30/1).

BACA JUGA: Mempelajari Bahasa Arab, Mengajarkan Cinta pada Bahasa Indonesia

Direktur ARLIC Alwi Shahab memaparkan tentang visi organisasi sejak berdirinya pada 2019, termasuk fokus mereka dalam memperkenalkan metode Al-Lisan Al-Umm untuk meningkatkan pembelajaran bahasa Arab.

Dalam paparan tersebut, Alwi juga mengumumkan sejumlah program baru yang akan dilaksanakan oleh ARLIC di Indonesia dan luar negeri.

BACA JUGA: UMJ Gelar Olimpiade Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab

Program-program tersebut mencakup kursus bahasa Arab, pelatihan pelatih (TOT), serta pengembangan kurikulum dan materi ajar yang lebih relevan dengan kebutuhan lokal.

Sementara itu, Prof. Uril Bahruddin, Ketua Umum IMLA Indonesia, menggambarkan hubungan antara ARLIC dan IMLA sebagai kemitraan yang tidak terpisahkan.

Prof. Uril juga menambahkan bahwa sinergi antara kedua organisasi ini akan sangat berperan dalam mempercepat upaya memajukan pendidikan bahasa Arab di Indonesia.

“Kami yakin bahwa kolaborasi ini akan menciptakan dampak yang signifikan untuk pengembangan bahasa Arab di tanah air,” katanya.

Workshop ini juga menghasilkan kesepakatan strategis melalui penandatanganan adendum Memorandum of Understanding (MoU) dan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis, yang bertujuan untuk mengembangkan program utama pembelajaran bahasa Arab serta mempromosikan produk pembelajaran inovatif.

Salah satu program unggulan yang disepakati adalah pelaksanaan Training of Trainers (TOT) untuk 100 kader IMLA dari 10 daerah, serta BIMTEK untuk 1.000 pengajar bahasa Arab, yang diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pengajaran di berbagai wilayah.

Melalui workshop ini, ARLIC dan IMLA berharap dapat memperkuat kolaborasi dan membawa pembelajaran bahasa Arab ke tingkat yang lebih tinggi. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
ARLIC   IMLA   Bahasa Arab   UNJ  

Terpopuler