Sinergi Bank Raya dan BRI, Memajukan Agen BRIlink & Perkuat Layanan Inklusi Keuangan

Senin, 16 Mei 2022 – 21:01 WIB
BRI Group bersama Kementerian BUMN menggelar HalalBiHalal BRILinkers: Rumahnya Paguyuban Agen Brilink di Balai Pemuda, Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (14/5). Foto dok BRILinkers

jpnn.com, SURABAYA - BRI Group bersama Kementerian BUMN menggelar HalalBiHalal BRILinkers: Rumahnya Paguyuban Agen Brilink di Balai Pemuda, Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (14/5).

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Amam Sukriyanto selaku Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI, Andrijanto selaku Direktur Jaringan & Layanan BRI.

BACA JUGA: Jatuh dari Moge, Sunan Kalijaga Terseret 6 Meter

Kemudian Bustomi selaku CEO Regional Office BRI Surabaya, Kaspar Situmorang selaku Direktur Utama Bank Raya dan Kicky Davetra selaku EVP BRILink BRI.

Per April 2022, BRI mencatat jumlah Agen BRILink di seluruh Indonesia mencapai >550 ribu agen dan ditargetkan mampu mencapai 600 ribu agen hingga akhir 2022.

BACA JUGA: Faisal & Fuji Dapat Penghargaan dari Komnas PA, Farhat Abbas: Saya Persoalkan ini, Tolong Dicatat!

Bank Raya, sebagai bagian dari BRI Group, juga telah mengoptimalkan ekosistem BRI yaitu melalui peranan Agen BRILink dengan produk Pinang Paylater yang telah diluncurkan pada 8 Oktober 2021.

Hingga posisi terakhir, total disbursement digital loan Pinang Paylater adalah sebesar Rp 245 miliar dengan jumlah number of accounts/NoA sebanyak kurang lebih 6.000 Agen BRILink.

BACA JUGA: Jangan Sembarangan, Ini Cara Aman Mencukur Bulu Kemaluan Agar Tidak Iritasi

“Dalam memfasilitasi para Agen BRIlink yang mengalami short cash liquidity untuk penyediaan dana, BRI dan Bank Raya bekerja sama menyediakan fasilitas instant financing atau pinjaman berupa dana talangan yang dapat digunakan agen untuk memenuhi permintaan transaksi pelanggan,” jelas Kaspar.

Pengajuan Pinang Paylater yang dilakukan Agen BRILink diharapkan bisa memenuhi kebutuhan transaksi agen maupun kebutuhan peningkatan modal kerja Agen BRILink.

Kaspar menambahkan fasilitas Produk Dana Talangan Agen BRILink atau Pinang Paylater merupakan fasilitas pembiayaan dengan tenor yang pendek 5 hari, 14 hari dan 30 hari dengan maksimal plafon sebesar Rp 25 juta.

Kriteria yang akan digarap dari populasi Agen BRILink adalah Jawara dan Juragan, dengan potensi kurang lebih sebesar 50.000 agen.

"Rata-rata pinjaman saat ini sebesar Rp 15 juta dengan rata-rata tenor sebesar 23 hari. Kami harapkan bisa meningkatkan total disbursement hingga Rp 7,7 Triliun hingga akhir tahun," terang dia.

Sementara, Erick menuturkan kehadiran Agen BRILink dalam memberikan berbagai layanan keuangan sangat terasa manfaatnya di masyarakat.

Perannya penting dalam mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia, dan menjadi salah satu support system pengembangan ekosistem ultra mikro di Indonesia.

"Saya menyambut baik pencapaian dan kinerja yang telah diraih dan tentunya terus kita dukung untuk terus tumbuh dan berkontribusi bagi masyarakat dan negara,” kata Erick.

Dalam acara ini juga, secara resmi dibentuk komunitas 'BRILinkers' yang merupakan paguyuban Agen BRILink dan dilakukan peluncuran terbatas BRILinkers App.

Forum ini dibentuk untuk mendukung pertumbuhan bisnis BRILink serta sebagai media informasi, edukasi dan promosi untuk peningkatan kapabilitas Agen BRILink.

“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata transformasi digital Bank Raya dan dukungan BRI sebagai perusahaan induk dari Bank Raya terhadap ekosistem digital, untuk terus mendukung pelaku UMKM di Indonesia. Bank Raya berharap dapat semakin memperbanyak kolaborasi dengan penyelenggara teknologi finansial dan mewujudkan visi The Best Digital Bank by Becoming House of Fintech & Home for Gig Economy," seru Kaspar.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler