Sinergi Demi Pasokan Listrik di Kaltara

Kamis, 13 September 2018 – 22:45 WIB
Ilustrasi : FOTO : JOB Pertamina

jpnn.com, TARAKAN - PT PLN (Persero) dan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris (JOB Simenggaris) terus bersinergi untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Provinsi Kalimantan Utara. Salah satunya dilakukan lewat site survey penetapan lokasi pembangunan pembangkit mulut sumur gas PLTMG Sei Menggaris 40 MW di lapangan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris pada, Kamis (13/9).

“Semoga semuanya dapat berjalan lancar dan beroperasi pada akhir 2020,” kata Ketua Tim Monetisasi JOB Pertamina-Medco Simenggaris Amrullah Hakim.

BACA JUGA: Penyerapan Penyertaan Modal Negara PLN Capai 92 Persen

Lebih lanjut Amrullah mengatakan pembangunan PLTMG Sei Menggaris akan mendapat pasokan gas dari lapangan migas JOB Simenggaris berdasarkan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris dan PLN dan RUPTL PLN 2018-2027. Dalam perjanjian ini, Blok Simenggaris di Kalimantan Utara akan memasok gas dengan total jumlah kontrak sebesar 21,6 TBTU hingga tahun 2028 dengan jumlah penyerahan harian kepada PLN sebesar 8 BBTUD.

Hal terpenting dalam pembangunan infrastruktur energi dan kelistrikan, khususnya transmisi listrik adalah pembebasan lahan. Oleh Karena itu, Pemprov Kaltara dan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia telah memberi dukungan penuh bagi  PLN  dalam pembebasan lahan untuk tapak transmisi dengan menggunakan UU No 2/2012.

BACA JUGA: Beberapa PSN Ditunda, Proyek EBT Jalan Terus

Dengan aturan ini, PLN bisa mengejar penyelesaian pembangunan transmisi Simenggaris - Tideng Pale – Bulungan di akhir 2020. Sementara  transmisi Sekatak – Tarakan diharapkan bisa beroperasi di awal tahun 2021 sehingga di awal tahun 2021 PLTMG mulut sumur Sei Menggaris sudah bisa memasok listrik pada sistem Bulungan – Berau – Tarakan.

Sebelum ini, dalam sebuah diskusi pada awal April 2018, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan Kaltara memiliki berbagai potensi yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mensukseskan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk soal pembebasan lahan yang selama ini masih menjadi kendala utama.

BACA JUGA: Gangguan Sistem 500 KV Paiton - Grati, PLN Minta Maaf

“Keberhasilan pembangunan infrastruktur energi ini adalah bukti berjalannya kerjasama yang solid antar perusahaan energi di Indonesia dan terjadi di provinsi termuda NKRI, yaitu Kalimantan Utara,” tambah Amrullah. (JPNN/pda)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Belum Seminggu Pimpin Pertamina, Bu Nicke Dipanggil KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler