Sinyal PDIP Usung Petahana

Kamis, 04 Agustus 2016 – 00:45 WIB
Pilkada. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - BREBES -  Ada tanda-tanda kuat PDIP akan mengusung petahana, Idza Priyanti, sebagai calon bupati Brebes, Jateng, di pilkada 2017. 

Sinyalemen itu terungkap usai para petinggi partai banteng moncong putih itu menggelar rapat mendadak di kantor DPRD Brebes, Kamis (3/8). 

BACA JUGA: Golkar Usung Calon yang Kalah di Pilkada 2012

Namun, meski peta G1 sudah terbaca, posisi peraih rekomendasi untuk posisi calon wakil masih misterius. 

Rapat tertutup itu dilangsungkan tertutup, hadir diantara pengurus DPP PDIP Dewi Aryani, ketua DPC PDIP Brebes Indra Kusuma dan seluruh anggota fraksi PDIP DPRD Brebes serta jajaran struktural lainnya. Bupati Brebes, Idza Priyanti juga terlihat hadir namun tidak tampak kehadiran Narjo.      

BACA JUGA: Menurut Sekda, Inilah Penyebab PNS tak Netral

"Tadi silaturahmi biasa, kemudian membahas masalah kesiapan Pilkada Brebes. Soal rekomendasi belum, mudah-mudahan minggu depan sudah turun, sabar saja," kata Dewi Aryani usai rapat.

Terkait dengan peluang rekomendasi, Dewi menegaskan partainya memprioritaskan bagi para calon incumbent mendapatkan rekomendasi kembali. Dengan catatan, memiliki kinerja yang baik dan tidak tersandung kasus hukum. 

BACA JUGA: Timses Ahok Terbentuk, Pentolan Relawan Jadi Sekretaris

"Tidak usah slentingan-slentingan, warga Brebes kan lebih tahu. Tadi saya bicara, kinerja Bu Idza (Idza Priyanti) sudah banyak pembangunan di Brebes, kalau baik dilanjutkan kalau tidak ya jangan didukung," ungkapnya.

Ketua DPC PDIP Indra Kusuma pun memberi sinyal tingkat keterpilihan Idza Priyanti mendapat rekomendasi cabup mencapai 99 persen. Namun demikian, semua keputusan rekomendasi itu menjadi kewenangan DPP. Termasuk, untuk rekomendasi bakal Cawabup tetap menunggu keputusan DPP.

"Yang jelas pendaftar cabup itu ada empat, yaitu bu Idza, Narjo, Kiai Kurdi dan saya, tapi saya mundur karena aturannya tidak boleh. Sedang untuk pendaftar G2 yang ikut seleksi sampai Jakarta itu, di antaranya Sarei Abdul Rosyid, Akhmad Saeful Ansori, dr Rina dan Nuridin."  (ism/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bang Ruhut: Bu Risma Bagus tapi...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler