Sisi Positif Penundaan Liga 1 2020 Bagi Pemain Bhayangkara FC

Rabu, 11 November 2020 – 22:15 WIB
Pemain Bhayangkada FC Jajang Mulyana. Foto: Situs Klub Bhayangkara FC

jpnn.com, JAKARTA - Bek Bhayangkara FC Jajang Mulyana mengaku ada sisi positif saat kompetisi Liga 1 2020 ditunda dan dijadwalkan akan kembali dimulai pada Februari 2021 mendatang.

Dia memanfaatkannya untuk mengembalikan kondisi pascacedera.

BACA JUGA: Dua Tahun Buron, Pembegal Istri Polisi Ini Akhirnya Ditangkap, Nih Penampakannya

Pemain berposisi bek itu sebelumnya harus menepi cukup lama karena menderita cedera lutut.

Dia mendapatkan cederanya pada 2019 lalu dan menjalani operasi lutut pada 5 November 2019.

BACA JUGA: Jalan Panjang Wastu Mencari Keadilan: Dijerat Kasus Narkoba, 9 Bulan Ditahan, Ternyata tak Bersalah, Bebas

Dia harus menjalani pemulihan dalam jangka waktu yang panjang dan memakan waktu berbulan-bulan.

Dengan kompetisi yang belum berjalan, dia memanfaatkannya untuk recovery psikis dan fisik sehingga bisa dalam kondisi siap 100 persen saat kompetisi restart pada Februari 2021 nanti.

BACA JUGA: PT LIB Tetapkan Kompetisi Liga 1 2020 Restart Pada Februari 2021

"Buat saya molornya kompetisi ada keuntungannya buat recovery cedera dan persiapan tahun depan," ungkapnya.

Menurutnya, cedera lutut yagn parah itu membuatnya harus menjalani sembilan bulan recovery pascaoperasi.

BACA JUGA: Pembacok Kadispora OKU Selatan Ditangkap, Beri Pengakuan Mengejutkan, Ini Motifnya

Sampai hari ini dia juga tetap menjalankan terapi serta melakukan maintenanance kondisi di gym agar ototnya tak kendur. (dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler