Siswi SMA Tidak Haid, Ternyata Sudah Lama Jadi Korban Paman

Selasa, 05 Desember 2017 – 14:49 WIB
Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com, NUNUKAN - RN dilaporkan ke Polsek Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (3/12), karena melakukan perbuatan asusila terhadap keponakannya, Mawar (bukan nama sebenarnya).

Akibat ulah RN, Mawar yang kini duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) harus berbadan dua.

BACA JUGA: Nikahi Wanita Setengah Abad, Pria 25 Tahun Pasrah soal Anak

“Tempat kejadian di Jalan Sungai Fatimah, Kelurahan Nunukan Barat. Kejadian itu dilakukan saat korban masih duduk di bangku SMP,” kata Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi kepada Radar Nunukan, Senin (4/12).

Dia menambahkan, dalam laporan itu ada dua saksi yang diduga mengetahui kejadian memilukan tersebut. Mereka adalah Asnawi (43) dan Nurdiansyah (19).

BACA JUGA: Pernikahan Beda Usia: Pria 25 Tahun Gaet Wanita 11 Anak

Karyadi menambahkan, Norasikin yang merupakan tante Mawar bertanya kepada korban, Jumat (1/12).

“Kenapa belum halangan (haid). Mawar menjawab tidak tahu. Pada keesokan harinya, tante korban membelikan alat tes kehamilan,” beber Karyadi.

BACA JUGA: Kekasih 6 Kali Begituan, Pertama di Kantor Kecamatan

Setelah dites, Mawar ternyata positif hamil. Norasikin pun mendesak Mawar untuk bercerita.

Mawar akhirnya membeberkan ulah RN yang membuatnya mengandung.

Menurut Karyadi, aksi RN masuk golongan pencabulan karena korban masih duduk di bangku SMP.

Saat ini, RN telah diamankan di Polres Nunukan dan menjalani pemeriksaan untuk berita acara pemeriksaan (BAP).

“Pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga, sesuai penyampaian dari pelapor yang melaporkan pelaku ke Polres Nunukan,” ujarnya.

Karyadi mengatakan, RN terancam dijerat pasal 285 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengn ancaman 12 tahun penjara. (nal/eza)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bacalah, Curhat Pria 25 Tahun Menikahi Wanita Setengah Abad


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler