Siswi SMP Tewas Gara-Gara OD Miras

Kamis, 13 November 2014 – 04:10 WIB
Siswi SMP di Bandung diduga tewas karena overdosis minuman keras. Foto: istimewa

jpnn.com - RANCAEKEK - Nasib nahas menimpa seorang siswi SMP karena minuman keras. FA, 13, warga Kelurahan Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, meninggal karena overdosis (OD) minum-minuman keras, Rabu (12/11).

Korban ditemukan pukul 15.30 di rumah kontrakan Didi, orang tua Cr yang juga teman korban, yang berlokasi di Perumahan Bumi Rancaekek Kencana, Jalan Hebras No 23-27, RT 04, RW 12, Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

BACA JUGA: Ruang Kelas Ambruk, Ratusan Pelajar Belajar Bergantian

Kapolsek Rancaekek Kompol Hartomo mengatakan, kejadian berawal saat korban bersama ketiga temannya yakni Cr, Dn dan Ih melakukan pesta minum minuman keras satu hari sebelumnya. "Mereka meminum minuman keras merk Vodka," kata Hartomo saat dihubungi Soreang Ekspres (Bandung Ekspres Grup) Rabu (12/11).

Hartomo menambahkan, sebelum ditemukan tak bernyawa, kakak Cr terlebih dahulu mendengar suara rintihan anak perempuan di lantai atas dirumahnya. "Karena rasa penasaran, kakak teman koraban kemudian melihatnya ke lantai atas mendatangi kamar adik. Di situ dia mendapati beberapa orang sedang tertidur. Di antaranya anak perempuan itu yang sedang merintih kesakitan dan mengeluarkan busa dari mulutnya," tambahnya. 

BACA JUGA: Spiderman Minta UMK Batam Naik

Melihat hal tersebut, mereka kemudian mengangkat korban ke bawah untuk kemudian dibawa langsung ke Rumah Sakit. "Namun di perjalanan, korban menghembuskan nafas terakhirnya," tuturnya.

Hartomo mengatakan, dugaan sementara korban bersama teman-temannya meminum minuman keras bersama. Hingga saat ini, belum diketahui motif lain yang menyebabkan korban nekat mabuk hingga OD.

BACA JUGA: Tinjau Proyek Irigasi di Jambi, Menteri PU Telan Pil Pahit

"Kami belum bisa memastikan karena korban masih diperiksa oleh ahli forensik. Sekarang korban berada di RSHS untuk divisum. Meskipun orang tua korban keberatan anaknya untuk divisum, tetapi kami sudah melakukannya, karena untuk memastikan akibat meninggalnya korban," tutupnya. (mg14/far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumah Jagal Sapi Diserang Warga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler