Situasi Timur Tengah Mendidih, Jepang Kerahkan Pasukan Bela Diri

Senin, 06 Januari 2020 – 19:21 WIB
PM Jepang Shinzo Abe dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: AFP

jpnn.com, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meneruskan rencananya untuk mengerahkan Pasukan Bela Diri ke Timur Tengah guna memastikan keselamatan kapal-kapal milik mereka. Pengiriman pasukan ini, kata Abe, guna memperkuat pengumpulan informasi dan melindungi jalur aman bagi kapal-kapal Jepang.

Pada konferensi Senin (6/1), Abe meminta negara-negara yang terlibat melakukan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dan menghindari eskalasi lebih lanjut.

BACA JUGA: Tensi Timur Tengah Memanas, Rupiah Lemas Hampir Rp 14.000

"Situasi di Timur Tengah mendidih dan saya begitu khawatir," kata Abe kepada awak media di Ise, Jepang Tengah.

Amerika Serikat pekan lalu menyerang Irak, Jumat pekan lalu. Serangan itu menewaskan komandan militer Iran Qassem Soleimani. Serangan itu memunculkan momok konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

BACA JUGA: Tiongkok dan Rusia Sepakat Amerika Merusak Stabilitas Timur Tengah

Pemerintah Jepang mengumumkan pada akhir Desember pihaknya akan mengirim kapal perang dan pesawat patroli ke Timur Tengah, yang menjadi sumber hampir 90 persen impor minyak mentahnya.

Jepang, sekutu AS yang menjaga hubungan baik dengan Iran, memilih untuk meluncurkan operasinya sendiri ketimbang bergabung dengan misi pimpin AS untuk melindungi ekspedisi di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Ditanya soal Banjir Jakarta, Bu Mega: Tanya Pak Anies Sana

Pejabat Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan pemerintah berencana memulai operasi pesawat patroli sekitar Januari, sementara kapal perusak sepertinya mulai beroperasi di kawasan tersebut pada Februari. (antara/jpnn)

Tidak Ada Negosiasi Untuk Laut Natuna


Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler