So Good..Real Good! Susu Boyolali Tembus Pasar Asia Tenggara

Rabu, 03 Mei 2017 – 17:22 WIB
Seremoni ekspor perdana susu Real Good. Foto: source for JPNN.com

jpnn.com, BOYOLALI - Pemerintah Kabupaten Boyolali angkat topi dengan keberhasilan PT So Good Indonesia (So Good) yang berhasil mengekspor susu Real Good menembus pasar Asia Tenggara.

Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat mengatakan, ekspor susu tersebut merupakan langkah penting mendorong pertumbuhan ekonomi di Boyolali. "So Good menyerap sebagian besar susu dari KUD dan tenaga kerjanya 70 persen dari masyarakat sekitar," kata Said, Rabu (3/5).

BACA JUGA: Yuhuuu..Istana Dukung Pembangunan Disneyland di Boyolali

Said sendiri hadir dan melepas ekspor perdana susu Real Good itu, bertempat di pabrik susu Real Good di Boyolali, Jawa Tengah, pertengahan pekan kemarin.

Apreasiasi senada juga datang dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita. Menurutnya keberhasilan So Good masuk ke pasar Asia Tenggara, seperti Myanmar, merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia diakui dari segi keamanan dan kualitas produk susu di pasar internasional.

BACA JUGA: Bahan Baku Pakan Terkendali, Produksi Susu Naik

"Mengekspor produk susu bukanlah hal yang mudah karena selain harus menghadapi persaingan global dengan negara produsen susu Eropa, Amerika, New Zealand dan Australia yang dikenal menghasilkan susu kualitas tinggi, juga harus sesuai dengan peraturan Perdagangan Internasional (WTO). Selain itu, juga harus sesuai dengan standar SPS (Sanitary PhythoSanitary) negara pengimpor serta memenuhi persyaratan jaminan keamanan pangan internasional (Codex Alimentarius),” kata Ketut Diarmita.

So Good dikenal sebagai salah satu pionir susu kemasan tetrapack dengan bentuk bantal dengan brand ‘Real Good”. Setelah lebih dari sebelas tahun berkiprah di pasar Indonesia, kini susu tersebut akan dikenalkan di Myanmar sebagai langkah pertama untuk masuk di pasar ASEAN.

"Ekspor akan dipenuhi dari pabrik di Boyolali. Produk susu yang dieskpor diproses dengan proses UHT (Ultra High Temperature) dan susu segarnya merupakan hasil sinergi dengan KUD setempat,” kata Head of Manufacturing So Good, Roy Heru Wibowo.

Dia mengatakan, produk susu tersebut dikemas dalam kemasan tetrapack yang hiegenis dan modern. Kemasan tersebut memungkinkan produk akan terjaga kualitasnya sehingga bisa bertahan dalam suhu ruangan selama enam bulan. "Ekspor ini merupakan tonggak awal PT So Good untuk menembus pasar mancanegara,” kata Roy.

Ekspor tersebut tidak hanya mendorong dikenalnya produk dalam negeri tetapi juga peluang untuk meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah di Indonesia khususnya di Boyolali. "Ekspor yang dilakukan oleh So Good sepenuhnya didukung oleh produksi susu petani di Boyolali dan sekitarnya," pungkas Roy. (adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler