Soal Citayam Fashion Week, Begini Sikap Pak Jokowi, Polisi dan Anak Buah Anies Simak

Sabtu, 23 Juli 2022 – 13:41 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung fenomena Citayam Fashion Week yang marak terjadi di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung fenomena Citayam Fashion Week yang marak terjadi di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Jokowi mengatakan hal tersebut saat menanggapi pertanyaan awak media seusai menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional pada 2022 di Kebun Raya Bogor, Sabtu (23/7).

BACA JUGA: Jelang KTT G20, Presiden Jokowi Berupaya Membuat Terobosan Bagi Perekonomian Dunia

"Asalkan positif, saya kira enggak ada masalah, jangan diramaikan, hal-hal yang positif itu harus diberikan dukungan dan didorong," ujar Presiden Jokowi.

Eks gubernur DKI Jakarta itu memberikan dukungan positif terhadap aktivitas remaja yang dikenal dengan SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok) itu.

BACA JUGA: Jokowi Bicara Soal Kasus Brigadir J, Begini Kata Direktur PRPHKI, Keras

Presiden Jokowi mengatakan selama kreativitas tersebut bersifat positif dan tidak melanggar aturan, maka hal tersebut juga perlu didukung.

"Asal tidak menabrak aturan, itu, kan, kreatif, karya-karya kreativitas seperti itu kenapa harus dilarang, asal sekali lagi tidak menabrak aturan dan tidak melanggar aturan, prinsipnya di situ," jelas presiden.

BACA JUGA: Terus Disorot, Citayam Fashion Week Kini Dipantau Polisi, duh

Seperti diketahui, Pemprov DKI menyatakan pihaknya menerapkan jam malam di kawasan Sudirman, salah satunya di Dukuh Atas. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beberapa waktu lalu.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) juga menegaskan trotoar tersebut berfungsi sebagai fasilitas umum untuk publik, bukan peragaan busana.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengimbau kelompok remaja SCBD yang menjadikan tempat tersebut sebagai peragaan busana (fashion show) dapat memperhatikan pengguna kendaraan mobil dan motor yang melintasi kawasan itu.

"Sesuai dengan fungsi trotoar untuk jalan, jangan bikin acara catwalk di zebra cross, mohon bantu pengguna jalan lainnya. Itu bukan mereka saja yang pakai. Ada pengguna jalan lain yang terganggu," kata Irwandi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21/7).

Tak hanya itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin juga turut mengomentari fungsi zebra cross yang hanya diperuntukkan bagi penyeberang jalan.

Dia menganggap siapa pun yang melakukan aktivitas di atas zebra cross selain menyebrang jalan termasuk melanggar aturan.

"Diperuntukkan bagi penyebrang jalan dan ada aktivitas kendaraan lalu lalang, sehingga kalau ada aktivitas dengan menggunakan sarana jalan sudah melanggar aturan," ujar Komarudin kemarin.

Perwira menengah Polri itu menerangkan pihaknya mendukung segala kreativitas para remaja tersebut. Namun, lokasi yang digunakan untuk kegiatan kreativitas seharusnya berada di tempatnya. (tan/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengamat Sebut Gedung Sarinah Bisa Dijadikan Tempat Menggelar Citayam Fashion Week


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler