Soal Denda Rp 500 Ribu, Kemenhub Jangan Korbankan Pemudik!!

Rabu, 01 Juni 2016 – 11:58 WIB
Ilustrasi. Kondisi Tol Palimanan macet saat arus mudik 2015. Foto Yessy Artada/jpnn

jpnn.com - JAKARTA -Ketua Komisi V DPR Faru Djemy Francis meminta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) jangan mengorbankan pengendara saat mudik lebaran, dengan aturan denda Rp 500 ribu bagi yang berlama-lama di rest area.

Diakui Faru, pihaknya belum mengetahui secara detil mengenai kebijakan yang akan diberlakukan Ditjen Hubdar. Namun, ia mengingatkan semua aturan yang akan dibuat tidak boleh melanggar keselamatan dan kenyamanan pengendara.

BACA JUGA: Jelang Ramadan, Korlantas Polri Evaluasi Jalur Mudik

"Langkah terobosan angan mengorbankan safety security dan jangan korbankan pengendara, itu melanggar aturan. Kami akan pertanyakan dasar hukumnya. Apa tidak bisa dibuka posko sementara mudik? Rest area diperbanyak. Kami akan pertanyakan nanti," kata Faru ditemui di gedung DPR Jakarta, Rabu (1/6).

Faru menyebutkan dalam waktu dekat komisi V akan menggelar rapat kerja dengan Kemenhub, Kementerian PU-Pera serta Korlantas Polri, untuk membahas persiapan mudik lebaran 2016.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Ingin Lebaran 2016 Ada yang Berubah

Komisi yang mengurusi bidang perhubungan dan infrastruktur, juga akan melakukan kunjungan spesifik ke sejumlah titik rawan macet dan kecelakaan saat mudik lebaran, salah satunya jalur Pantura.

"Kami sudah minta Kemenhub, safety security sudah semakin baik tetapi juga kami minta peningkatan pada pelayanan, kenyamanan bagi angkutan darat, udara, laut dan kereta api," tutur Faru. (fat/jpnn)

BACA JUGA: Sebar Takjil dan Mudik Sehat ala Koalisi 5 Komunitas Sepeda Motor

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rahasia Menteri Siti Nurbaya Tetap Lincah Saat Berpuasa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler