Soal Gafatar, DPR Kritik Pengawasan Pemerintah

Sabtu, 23 Januari 2016 – 12:50 WIB
Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi (kiri) bersama Ahli Antropologi Politik Dr. Amich Alhumami, Wakil Koordinator KontraS Puri Kencana Putri dan Ketua Komnas Ham Nur Kholis saat saat diskusi bertajuk “Astaga Gafatar” di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (23/1). FOTO: Andrian Gilang/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi menyatakan munculnya persoalan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) disebabkan karena kurangnya pengawasan dari pemerintah pusat dan daerah.

“Peran pengawasan dan pembinaan pemerintah tidak berjalan dengan baik,” kata ‎Taufiq dalam diskusi “Astaga Gafatar” di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (23/1).

BACA JUGA: Bupati Dompu: Kalau Mau Sukses, Harus Berani Gila

Politikus Nasdem itu menyatakan, perangkat pemerintah seharusnya melakukan pemeriksaan secara detail terhadap suatu organisasi. Munculnya Gafatar bukti pemerintah lalai memverifikasi suatu organisasi.

Menurut Taufiq, kelalaian dan kurangnya pengawasan dari pemeri‎ntah pada akhirnya menyebabkan terjadinya keresahan dan konflik sosial di dalam masyarakat. “‎Sekarang terjadi konflik horizontal yakni masyarakat mengusir mereka (pengikut Gafatar). Pemerintah jangan lalai terhadap persoalan ini,” ungkap Taufiq.(gil/jpnn)

BACA JUGA: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Bikin Bangkrut BUMN

BACA JUGA: Di Balik Kereta Cepat, Ada Papa Minta Cepat

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelaku Bullying, Siap-siap Diatur Perpres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler