Soal Insiden Desa Wadas, Hinca Lontarkan Harapan Ini kepada Ganjar Pranowo

Rabu, 09 Februari 2022 – 17:56 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui sejumlah warga Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Rabu (9/2). ANTARA/HO-Tangkapan layar video Humas Pemprov Jateng

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan berharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bisa terjun ke Desa Wadas menyikapi insiden di sana pada Selasa (8/2) kemarin.

"Ganjar, harus bisa menenangkan rakyatnya dengan memberikan penjelasan dan seterang mungkin," kata Hinca melalui layanan pesan, Rabu (9/2).

BACA JUGA: Syaifuddin Tiba-Tiba Mengundurkan Diri dari Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Ada Apa?

Polisi diketahui mengepung Desa Wadas, pada Selasa kemarin, ketika Korps Bhayangkara hendak mengawal proses pengukuran lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menurut Hinca, Ganjar sebagai pemimpin di Provinsi Jawa Tengah bisa bertanggung jawab memberikan penjelasan atas peristiwa di Desa Wadas atas tidak muncul dampak lebih luas.

BACA JUGA: Konflik Wadas, Banyak Orang Salah Paham, Ini Penjelasan Lengkap dari Ganjar Pranowo

"Dia bertanggung jawab sebagai Jawa Tengah satu memberikan penjelasan agar tidak timbul dampak yang lebih luas. Apa sebenarnya yang terjadi," beber Hinca.

Sebelumnya, ribuan personel Korps Bhayangkara dari Polda Jawa Tengah mengepung Desa Wadas, pada Selasa.

Polisi mengeklaim mendapat perintah mendampingi BPN mengukur lahan untuk proyek pembangunan Bendungan Bener. 

Gesekan dengan masyarakat tidak terhindarkan karena warga Wadas sudah sejak lama menolak rencana penambangan batu endesit yang terkait dengan proyek Bendungan Bener.

Berdasarkan rilis Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempadewa), aparat kepolisian memasuki desa menggunakan sepeda motor, mobil dan berjalan kaki sekitar pukul 10.48 WIB.

BACA JUGA: Gerombolan Bermotor Mengamuk, Pagar Masjid di Surabaya Didobrak Sambil Teriak-Teriak

Kemudian, aparat kepolisian disebut melakukan penangkapan terhadap beberapa warga yang ingin melaksanakan ibadah di masjid dan mengepung sebuah masjid. (ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Budi
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler