Soal Penarikan Duit Formula E, Jakpro Tunggu Keputusan Anak Buah Anies Baswedan

Selasa, 14 Juli 2020 – 11:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo dalam konferensi pers Jakarta E-Prix 2020 di Lapangan Monas, Jumat (20/9/2019). Foto: ANTARA/Livia Kristianti/aa

jpnn.com, JAKARTA - Jakarta Propertindo setuju commitment fee Formula E ditarik kembali mengingat ajang tersebut tak mungkin digelar selama masih ada wabah virus corona di Jakarta. Namun, BUMD DKI tersebut tidak bisa berbuat banyak sebelum ada lampu hijau dari anak buah Gubernur Anies Baswedan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan masih berkoordinasi dengan Dispora untuk menarik biaya komitmen perhelatan Formula E yang ditunda karena pandemi COVID-19.

BACA JUGA: Nasib Formula E Belum Jelas, Pemprov DKI Sudah Keluar Rp 554 Miliar

"Kami lagi diskusikan apakah memungkinkan dari segi legal, dan kita harus koordinasi dengan Dispora DKI karena memang ini bukan Penyertaan Modal Daerah (PMD) Jakpro tapi di bawah Dinas Olahraga langsung," ujar Dwi dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI, Senin (13/7).

Dwi mengatakan untuk saat ini Jakpro bertugas menanggung garansi bank sebagai jaminan untuk perhelatan balap mobil listrik dengan total dana sebesar Rp 459 miliar dan dana jaminan tersebut berasal dari dana operasional Jakpro.

BACA JUGA: Anies Baswedan Diminta Ikuti Usulan PSI soal Commitment Fee Formula E

Sedangkan untuk urusan pembayaran biaya komitmen langsung ditangani oleh Dinas Pemuda dan Olahraga DKI.

Hal itu pun dijelaskan lebih rinci oleh Direktur Keuangan Jakarta Propertindo Yuliantina Wangsawiguna terkait mekanisme tagihan untuk Formula E di Jakarta.

BACA JUGA: PSI Desak Anies Tarik Rp 560 M Commitment Fee Formula E, Begini Sikap Partai-Partai Lain

"Jadi ada commitment fee, ada bank guarantee. Karena (Formula E Operations) berkontrak secara dokumen hukum itu dengan Jakpro, maka tagihan memang commitment fee ke Jakpro, tapi langsung (diteruskan) ke Dispora," kata Yuliantina.

Oleh karena itu perlu pembahasan lebih lanjut untuk penarikan biaya komitmen formula E dengan Dispora DKI.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta saat ini sudah menyetor uang sebesar GBP 20 juta atau setara dengan Rp 345,9 miliar sebagai biaya komitmen untuk perhelatan mobil balap ramah lingkungan itu.

Formula E di kawasan Monas seharusnya dapat terlaksana pada 6 Juni 2020 lalu namun terpaksa ditunda akibat pandemi COVID-19.

Dispora DKI juga telah menyetorkan sebesar GBP 11 juta untuk balap mobil listrik musim selanjutnya. Sehingga total Formula E Operation (FEO) telah menerima dana sebesar GBP 31 juta dari DKI Jakarta sebagai biaya komitmen balap mobil listrik itu di Ibu Kota Jakarta. (ant/dil/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler