Soekarno-Hatta Hentikan Sementara Penerbangan ke Tiongkok

Rabu, 05 Februari 2020 – 07:39 WIB
PENERBANGAN TERAKHIR: Penumpang China Eastern tujuan Shanghai China menunjukkan tiket pesawat sebelum boarding di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Rabu (5/2). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww

jpnn.com, TANGERANG - PT Angkasa Pura II telah menghentikan layanan penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke sejumlah kota di Tiongkok untuk mencegah penyebaran virus corona, sebagaimana pemerintah menunda penerbangan tersebut mulai Rabu (5/2).

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan perseroan telah melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait dengan keputusan ini.

BACA JUGA: Tiongkok Mulai Gunakan Pengobatan Tradisional untuk Melawan Virus Corona

“Kami telah mempersiapkan hal ini dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama seluruh maskapai yang melayani penerbangan rute Jakarta – China (Tiongkok) dan sebaliknya. Kami harapkan penghentian penerbangan sementara waktu ini bisa dipahami oleh seluruh pihak,” katanya.

Bandara di bawah operasi AP II yang melayani penerbangan reguler atau berjadwal ke Tiongkok hanya Soekarno-Hatta.

BACA JUGA: Menhub Berpeluang Blokir Penerbangan Penumpang dan Kargo dari dan ke Tiongkok

“PT Angkasa Pura II sangat mendukung upaya pencegahan masuknya virus corona. Di Soekarno-Hatta telah dioperasikan thermal scanner (pemindai suhu tubuh), dan dilakukan ‘surveillance syndrome’ guna mengidentifikasi apabila ada penumpang pesawat yang terjangkit virus corona,” ujar Awaluddin.

Berikut enam penerbangan terakhir penerbangan di Soekarno-Hatta, dari dan ke China pada 4 Februari 2020:

BACA JUGA: Maia Estianty: Namanya Sekarang Mulan Jameela

Kedatangan, di antaranya China Southern CZ0387 rute Guangzhou - Jakarta (ETA 21.25 WIB); China Eastern MU5069 rute Shanghai - Jakarta (ETA 21.45 WIB) dan Air China CA0977 rute Beijing - Jakarta (ETA 21.15 WIB).

Keberangkatan, di antaranya China Southern CZ0388A rute Jakarta - Guangzhou (ETD 23.00 WIB); China Eastern MU5070 rute Jakarta - Shanghai (ETD 23.00 WIB) dan Air China CA0978 rute Jakarta - Beijing ( ETD 23.45 WIB).

Saat ini terdapat 16 izin rute penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Tiongkok dan sebaliknya. Izin rute tersebut adalah untuk melayani penerbangan dari dan ke Beijing, Guangzhou Baiyun, Shenzhen Bao’an, Shanghai Pudong, Kunming, Nanning, Haikou Meilan, Fuzhou Changle, dan Xiamen Gaoqi

Total pergerakan pesawat yang melayani rute-rute itu sebanyak 143 pergerakan pesawat per minggu. Maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke China adalah Air China, China Southern, Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Xiamen, China Eastern, Sriwijaya Air, dan Federal Express.

“Ada sekitar 16-20 slot penerbangan per hari yang ‘idle’ (tidak dijalankan) karena penerbangan dari dan ke Tiongkok ditutup sementara, di mana ini menjadi peluang baru bagi Soekarno-Hatta untuk dapat memperluas konektivitas penerbangan ke negara lain atau memaksimalkan rute yang telah ada saat ini,” ujar Awaluddin.

Dia menuturkan pasar yang bisa digarap dengan adanya ruang lebih ini adalah rute Asia Selatan seperti India, Pakistan, Maladewa, Srilanka, Nepal, lalu wilayah lain yakni Turki dan Australia. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler