Sopir Ugal-ugalan, Enam Orang Tewas Seketika

Rabu, 13 Mei 2015 – 05:16 WIB

jpnn.com - KARAWANG - Kecelakaan maut terjadi di jalan tol Cikampek arah Jakarta di KM 51.700, Kampung Rumambe, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Selasa (12/5) sekitar pukul 05.40 WIB. Kecelakaan itu mengakibatkan tabrakan beruntun dan menewaskan enam orang penumpang, dua korban luka berat dan 22 orang luka ringan. 

Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan yaitu bus PO Bina Transport B 7554 YZ, tronton B 9138 UYU, truk colt diesel G 1882 CA, dan truk trailer PT Tangguh Logistindo B 9461 UEL. Diduga penyebabnya kecelakaan itu akibat sopir PO Bina Transport yang ugal-ugalan.

BACA JUGA: Berteduh saat Hujan Badai, Dua Warga Disambar Petir

Bus PO Bina Transport berjalan dari arah Cikampek menuju Jakarta. Saat berjalan di jalur dua menabrak belakang truk tronton, kemudian terdorong dan menabrak bagian belakang truk colt diesel, lalu menabrak truk trailer dan berhenti. Para korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang dan Rumah Sakit (RS) Rosella Karawang.

Penumpang Bus, Idris bin Jiban (58), warga Dusun Gempol Sari 13/05, Desa Patok Beusi, Kecamatan Patok Beusi, Kabupaten Subang mengatakan, peristiwa kecelakaan begitu cepat, saat dirinya sedang ngobrol. Namun tiba-tiba terdengar suara benturan keras dan tidak lama kemudian mendengar suara rintihan serta meminta tolong.

BACA JUGA: Mantan Bupati Pelalawan Jadi Tersangka Korupsi Perluasan Lahan Senilai Rp38 M

"Alhamdulilah saya duduk di posisi belakang dan hanya mengalami luka ringan. Namun korban yang mengalami luka parah, yang duduk di posisi depan, bahkan ada korban yang terjepit body bus," ujarnya saat ditemui di RSUD Karawang.

Namun sebelum kejadian, beberapa kilometer dari tempat kejadian, bus mengalami oleng diduga sang supir mengantuk. Selain itu juga mengendarainya dengan kecepatan tinggi. 

BACA JUGA: Dokter Sabu-sabu Ditangkap Usai Transaksi

Pada saat kejadian tersebut, Sopir truk tronton, Deni (45) warga Pangandaran, Sukabumi, menambahkan, awalnya dirinya melihat di depan ada kemacetan lalu berhenti. Namun melihat dari spion, bus Bina Transport dari arah belakang melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian menabrak bagian samping kanan.

Karena laju kendaraan bus begitu kencang, benturan begitu keras hingga menabrak dua kendaraan yang ada di depan. Beruntung, ia hanya mengalami luka ringan dan cuma memar-memar.

Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Dony Eko Wicaksono, menjelaskan, peristiwa kecelakaan maut itu masih dalam penyelidikan dan belum diketahui secara pasti penyebabnya.

"Kepolisian masih memeriksa saksi-saksi yang selamat. Untuk penyebab kecelakaan tersebut, menunggu hasil penyelidikan petugas. Karena pada itu langsung mengevakuasi para korban yang kebanyakan adalah para penumpang, sementara sopir bus dan kernetnya meninggal akibat terjepit kepala bus yang hancur," katanya saat ditemui di lokasi kejadian. Pihak kepolisian mengamankan empat kendaraan yang terlibat kecelakaan di pintu tol Karawang Timur.(rie/man/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sering Tak Akur, Pusat Atur Kembali Hubungan BP dan Pemko Batam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler