Sowan Abuya Muhtadi, Ganjar Disilakan Menempati Kursi yang Pernah Diduduki Jokowi

Minggu, 28 Mei 2023 – 18:38 WIB
Bakal capres dari PDIP Ganjar Pranowo (berpeci hitam) menundukkan kepala dan menyalami KH Ahmad Muhtadi bin Dimyathi di Pesantren Roudatul Ulum, Kampung Cidahu, Dusun Tanagara, Kecamatan Cadasari, Pandeglang, Banten, Minggu (28/5). Foto: Humas DPP PDIP

jpnn.com, PANDEGLANG - Bakal calon presiden atau capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo sowan kepada ulama karismatik Kiai Haji Ahmad Muhtadi bin Dimyathi al-Bantani atau yang kondang dengan panggilan Abuya Muhtadi di Pandeglang, Banten, pada Minggu (28/5).

Ditemani Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, gubernur Jawa Tengah itu tiba di kediaman Abuya Muhtadi di kompleks Pondok Pesantren Roudatul Ulum, Kampung Cidahu, Dusun Tanagara, Kecamatan Cadasari, Pandeglang, sekitar pukul 13.30 WIB.

BACA JUGA: Ganjar dan Prabowo Sama-sama ke Makam, Silakan Bandingkan Suasana Penyambutan

Begitu sampai di kediaman Abuya Muhtadi, bakal capres dari koalisi PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu diarahkan memasuki ruangan khusus. Ganjar diajak masuk ke kamar pribadi Abuya Muhtadi.

Setelah berada di kamar pribadi Abuya Muthadi selama beberapa menit, Gajar keluar menuju aula. Tidak lama kemudian Abuya Muhtadi menyusul.

BACA JUGA: Bu Mega Keluarkan Perintah, Ganjar Ogah Durhaka ke Partai Kabah

Ulama yang dikenal getol membela Pancasila itu lantas mempersilakan Ganjar duduk.

"Dahulu Pak Jokowi (Joko Widodo, red) juga duduk di situ. Iya, Pak Presiden duduk di situ," kata Abuya Muhtadi kepada Ganjar.

BACA JUGA: Joging di Serang, Ganjar Dapat Sambutan Luar Biasa

Mantan pimpinan Komisi II DPR itu pun tersenyum mendengar penjelasan Abuya Muhtadi. Basarah juga memberi respons serupa.

Syahdan, Abuya Muhtadi membaca Surah Alfatihah dan melanjutkannya dengan doa. Orang-orang yang hadir pun mengamini munajat yang dipanjatkan ulama sepuh itu.

Setelah pembacaan doa selesai, Ganjar berpamitan. Politikus yang juga menantu kiai kondang di Purbalingga, Jawa Tengah, itu pun mencium tangan Abuya Muhtadi.

Ganjar juga memberikan kaligrafi sebagai kenang-kenangan untuk ulama yang dia hormati itu.

Sebelum meninggalkan kompleks Pesantren Roudotul Ulum Cidahu, Ganjar sempat memberikan keterangan kepada awak media.

"Saya senang hari ini bisa bersilaturahmi dengan Abuya Muhtadi. Saya senang karena mendapat banyak nasihat dari orang tua kita semua, untuk bagaimana bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya," kata Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menceritakan suasana pertemuannya yang pribadi dengan Abuya Muhtadi .

“Suasananya pribadi dan kekeluargaan,” tutur Ganjar.

Suami Siti Atiqoh Supriyanti itu menjelaskan Abuya Muhtadi bercerita soal Banten, Islam, dan negara. “Saya dapat wejangan, cerita, dan ilmu,” katanya.

Selain itu, Ganjar juga sempat bercerita kepada Abuya Muhtadi bahwa dirinya memiliki saudara di Banten.

Politikus kelahiran 28 Oktober 1968 itu pun menyiratkan kebahagiannya setelah bertemu dengan ulama karismatik tersebut.

“Senang karena mendapatkan mendapat cerita dan kisah dari sosok hebat seperti beliau. Kita doakan Abuya selalu sehat," kata Ganjar.(mcr34/JPNN.com)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lihat! Tulisan di Kaus Ganjar Pranowo Jadi Jawaban untuk Sindiran Anies Baswedan


Redaktur : Antoni
Reporter : Abdul Malik Fajar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler