SP Pertamina Diimbau Bikin Diskusi Terbuka daripada Gulirkan Wacana Tolak Ahok

Kamis, 21 November 2019 – 23:14 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (BTP) alias Ahok. Foto: dokumen JPNN/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Serikat Pekerja Pertamina dinilai lebih baik menggelar diskusi terbuka, daripada sekadar menggiring wacana penolakan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diangkat menjadi pimpinan di institusi pelat merah itu.

Pengamat komunikasi politik, Emrus Sihombing mencontohkan, tema yang dapat diangkat serikat pekerja Pertamina, 'Buka-bukaan Pengelolaan & Sosok Ideal Dirut Permina'.

BACA JUGA: Sikap SP Pertamina Menolak Ahok Hanya Menimbulkan Kontroversi

"Menurut saya, berdialog secara terbuka serta diliput live oleh berbagai media massa serta sosial media yang dikemas dalam suatu program acara, jauh lebih bermanfaat," ujar Emrus di Jakarta, Kamis (21/11).

Lebih lanjut, dosen di Universitas Pelita Harapan itu menyatakan, dialog akan lebih bermanfaat jika kemudian menghadirkan Ahok atau Menteri BUMN Erick Thohir.

BACA JUGA: Mantan Pengacara Rizieq Shibab Sebut Serikat Pekerja Pertamina Tak Kompeten Tolak Ahok

Selain itu juga bisa disampaikan sajian fakta, data, bukti dan argumentasi.

"Bila diperlu disertai dalil yang selama ini terjadi di Pertamina, sehingga dapat dinilai Ahok pantas atau tidak memimpin Pertamina," ucapnya.

BACA JUGA: Ahok: Lu Kira Gampang jadi Orang Glodok

Direktur Eksekutif EmrusCorner menilai, sikap SP Pertamina berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik, jika hanya sekadar mewacanakan penolakan terhadap Ahok.

"Saya kira inkonsistensi kalau hanya mewacanakan penolakan terhadap Ahok, sementara mereka tidak pernah terdengar nyaring melakukan penolakan terhadap karakter sosok pimpinan Pertamina yang berurusan dengan tindak pidana korupsi di KPK," pungkas Emrus. (gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler