Spanyol Halalkan Segala Cara demi Mencegah Catalunya Merdeka

Selasa, 10 Oktober 2017 – 16:04 WIB
Polisi Spanyol menghajar peserta referendum Catalunya. Foto: AP

jpnn.com, MADRID - Pernyataan kemerdekaan Catalunya diagendakan berlangsung malam hari ini, Selasa (10/10). Namun, event politik itu berpotensi jadi ajang pertumpahan darah

PM Spanyol Mariano Rajoy kembali menegaskan bakal mengambil langkah apa pun yang dibutuhkan untuk menghentikan Catalunya memisahkan diri.

BACA JUGA: Demo Tandingan Catalunya Merdeka Mulai Muncul

Termasuk mengambil alih kontrol pemerintahan di wilayah yang beribu kota di Barcelona tersebut. Ribuan polisi nasional dan Guardia Civil yang diterjunkan di Catalunya juga tidak akan ditarik hingga situasi kembali normal.

Dominic Thomas, pemimpin di Department of French and Francophone Studies, University of California, Los Angeles, memprediksi deklarasi kemerdekaan tidak diterima dengan baik.

BACA JUGA: Spanyol jadi Negara ke-11 Lolos Piala Dunia 2018

Sebab, ketika referendum kemarin, tingkat kehadiran penduduk kurang dari 50 persen. Bukan hanya itu, aksi massa yang mendukung persatuan Catalunya dan Spanyol pada Sabtu dan Minggu lalu juga terbilang masif.

Beberapa perusahaan sudah siap hengkang dari Catalunya. Banco Sabadell telah mengumumkan memindahkan pusat perusahaan ke Alicante.

BACA JUGA: Catalunya Lumpuh Sesaat, FC Barcelona Gembok Markas

Perusahaan lain seperti Inmobiliaria Colonial, Abertis, dan Cellnex kemarin masih mendiskusikan kemungkinan perpindahan mereka.

Dogi International Fabrics, Service Point, dan Oryzon bakal pindah dari Barcelona ke Madrid. (Reuters/TheGuardian/CNBC/sha/c14/any)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Uni Eropa Ogah Mengakui Aspirasi Warga Catalunya


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler