Spesialis Penipu Wanita Kaya, 'Don Juan' Diadili

Selasa, 10 Maret 2009 – 14:13 WIB
MUNICH - Mulai kemarin hingga 1 April nanti, kaum hawa di Eropa barangkali tak akan melepaskan perhatian dari pengadilan Munich, JermanSebab, di tempat tersebut tengah diadili Helg Sgarbi, "Don Juan" kelas wahid yang telah membuat begitu banyak wanita papan atas di Benua Biru itu takluk.

Salah seorang korban Sgarbi adalah Susanne Klatten, wanita terkaya di Jerman, pewaris kekayaan dinasti keluarga pemilik pabrikan BMW

BACA JUGA: Ketegangan Meningkat di Semenanjung Korea

Karena hubungannya dengan Klatten inilah Sgarbi harus berhadapan dengan prospek bakal meringkuk 10 tahun di penjara
Pria Swiss itu didakwa telah menipu dan memeras Klatten sebesar GBP 13 juta (sekitar Rp 208 miliar).

Sidang Sgarbi akan berlangsung empat kali, yang terentang selama periode kemarin hingga pengetokan vonis pada 1 April mendatang

BACA JUGA: Negara G20 Gandakan Dana IMF

Di sidang pertamanya kemarin, gigolo yang kepada polisi Jerman pernah mengaku sebagai agen rahasia itu, langsung menyatakan permintaan maaf kepada Klatten dan korban-korbannya yang lain.

"Saya meminta maaf kepada semua wanita yang telah saya sakiti," katanya di depan persidangan, seperti dikutip BBC.

Sgarbi memeras Klatten dengan cara mengancam akan menyebar rekaman hubungan ranjang mereka ke internet
Menurut Daily Mail, sebelumnya, Sgarbi juga diduga telah menerima uang tutup mulut sebesar GBP 7 juta (Rp 208 miliar) atas tewasnya seorang putri mafia

BACA JUGA: Abbas Minta Fayyad Bertahan

Namun, oleh media tersebut tak dijelaskan identitas putri mafia yang dimaksud dan apa kaitannya dengan Klatten.

Klatten (46), adalah wanita yang sudah menikah dan memiliki tiga anakWanita terkaya di dunia nomor 55 versi majalah Forbes itu, mewarisi harta bernilai GBP 8,5 miliar dari kekayaan keluarganyaDia mulai berselingkuh dengan Sgarbi saat bertemu di spa elit di dekat Innsbruck pada Juli 2007.

"Dia (Sgarbi) sangat menawan dan perhatian," kata Klatten di depan kepolisian Munich yang menyelidiki kasus Sgarbi, seperti dikutip Daily Mail"Dia juga tampak sedih, sehingga saya merasa memiliki banyak kesamaan dengan dia."

Menurut sumber di kepolisian Munich, apa yang diutarakan Klatten itu memang kelebihan Sgarbi"Kepada polisi, dia mengaku tahu betul trik yang harus digunakan dalam menghadapi para wanita kaya yang kesepian," kata sang sumber(cak/ttg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Tentara Inggris Tewas di Irlandia Utara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler