Sri Fatmawati, Peneliti Wanita Terbaik Dunia

Sabtu, 13 Februari 2016 – 15:53 WIB
Sri Fatmawati. Foto: Radar Surabaya/JPG

jpnn.com - SURABAYA - Sri Fatmawati, dosen Institut Sepuluh Nopember (ITS), berhasil membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi kebanggaan merah putih. 

Dosen jurusan Kimia Fakultas MIPA ITS itu masuk dalam lima peneliti wanita terbaik di dunia yang meraih penghargaan The 2016 Elsevier Foundation Awards for Early Career Women Scientists in the Developing World yang digelar di Washington DC, Amerika Serikat. Rencananya, penghargaan ini akan diserahkan di Negeri Paman Sam itu, hari ini (13/2). 

BACA JUGA: Tips Meningkatkan Minat Baca ala Dahlan Iskan

Penghargaan ini akan diserahkan dalam acara the Gender & Minorities Networking Breakfast at the American Association for the Advancement of Science (AAAS) Annual Meeting di Washington DC, Amerika Serikat. 

Selain Sri Fatmawati, empat peneliti lain yang juga menjadi pemenang penghargaan bergengsi ini adalah Sushila Maharjan PhD dari Nepal, Magaly Blas PhD dari Peru, Etheldrera Nakimuli-Mpungu PhD dari Uganda dan Ghanya Naji Mohammed Al-Naqeb PhD dari Yaman. Para penerima penghargaan ini diseleksi melalui sebuah rapat panel para ilmuwan terkemuka di dunia. 

BACA JUGA: Dahlan Iskan: Anak Muda Tak Butuh Nasehat Tapi Kesempatan

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, yang saya tahu bahwa ilmu pengetahuan merupakan bagian dari jiwa saya. Saya berharap akan lebih banyak generasi muda yang bisa berbagai ilmu pengetahuan untuk kehidupan dunia yang lebih baik nantinya,” tutur Fatma, panggilan akrab Sri Fatmawati, saat dihubungi via telepon di Washington DC, AS, Jumat (12/2). 

Yang mengagumkan, ini merupakan penghargaan internasional kesekian kali yang berhasil diraih perempuan berdarah Madura ini. Sebelumnya, Fatma juga pernah meraih beberapa penghargaan di antaranya International Fellowship L’Oreal for Women in Science 2013 di Perancis dan Early Chemist Award 2015 di Honolulu, AS. (han/jay)

BACA JUGA: Dahlan Iskan Menyulap Suasana Perkuliahan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Guru dan Kepsek Bersitegang, Siswa Terlantar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler