Sri Mulyani Beberkan Empat Kontribusi Besar Perempuan Terhadap Perekonomian

Rabu, 21 April 2021 – 15:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan perempuan berperan besar terhadap perekonomian global. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan perempuan berperan besar terhadap perekonomian global.

Menukil penelitian McKinsey, dia menyebutkan, pada 2025 perempuan bisa berkontribusi hingga USD 12 triliun untuk perekonomian dunia.

BACA JUGA: Ida Fauziyah Tegaskan Komitmen Kemnaker Lindungi Pekerja Perempuan

“Statistik McKinsey menunjukkan jika sebuah perekonomian memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkontribusi,” katanya dalam Seminar Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah di Jakarta, Rabu (21/4).

1. Nilai tambah karena peran perempuan di Asia Pasifik besar

BACA JUGA: Komisi Perempuan MUI Mendorong Pemanfaatan Platform Digital

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menuturkan kesamaan gender dan peran perempuan di bidang perekonomian khususnya untuk Kawasan Asia Pasifik akan memberikan nilai tambah hingga USD 4,5 triliun.

Menurut dia, hal ini menggambarkan sebuah negara dengan perekonomian yang kohesif akan memberikan manfaat dalam bentuk daya tahan. Perekonomian kohesif yakni memberikan kesempatan secara inklusif dan sama baik laki-laki maupun perempuan.

“Juga bahkan secara nilai tambah bagi perekonomian akan meningkat sebesar 26 persen. Ini sebuah angka yang luar biasa,” tegas dia.

2. Indonesia perhatikan perempuan dalam langkah perlindungan sosial dan ekonomi

Oleh sebab itu, perempuan kelahiran Bandarlampung itu menyatakan pemerintah Indonesia tetap melihat dimensi gender pada desain pemulihan ekonomi dan berbagai bantuan perlindungan sosial.

Sri Mulyani menilai pemerintah meningkatkan berbagai bantuan yang masuk dalam program perlindungan sosial seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan sembako, hingga bantuan langsung tunai (BLT).

“Itu semuanya diberikan terutama kepada kepala keluarga perempuan. Mereka yang bertugas agar keluarganya tetap bisa berjalan dan anak-anaknya bisa sekolah,” ujar dia.

3. Perempuan dominasi UMKM

Selain itu, Sri Mulyani mengatakan perempuan Indonesia juga miliki peran luar biasa dalam perekonomian nasional.

Hal itu terlihat dari jumlah perempuan pada sektor UMKM sebesar 53,76 persen jumlah karyawan perempuan 97 persen.

“Ini berkontribusi terhadap perekonomian kita sangat besar mencapai 61 persen,” kata dia.

4. Perempuan, kecerdasan finansial, dan investasi

Tak hanya itu, menurut Sri Mulyani, perempuan juga memiliki kecerdasan dalam berinvestasi. Hl itu terlihat dalam penerbitan ORI017 dari Rp 18,34 triliun yang diterbitkan dan sebanyak 55,8 persen investornya ialah perempuan.

Tak berhenti sampai di situ, peran investor perempuan kembali meningkat menjadi 57,82 persen ketika pemerintah menerbitkan ORI018 serta 58,25 persen saat penerbitan SR014.

Hal ini menggambarkan literasi dan kapasitas perempuan dalam berpikir cerdas dalam mengamankan dana untuk keluarganya, bahkan diinvestasikan di bidang produktif ternyata sangat potensial dan nyata.

“Tidak dipertanyakan lagi bahwa perempuan tidak hanya miliki potensi tapi secara aktual mampu berkontribusi secara luar biasa dalam perekonomian,” ujar Sri Mulyani. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler