Srikandi Cup: Tekad Surabaya Fever Jaga Keangkeran Kandang

Sabtu, 27 Januari 2018 – 20:51 WIB
Konferensi pers jelang seri kedua Srikandi Cup. Foto: Srikandi Cup

jpnn.com, SURABAYA - Kompetisi basket putri Srikandi Cup 2017/2018 akan memasuki seri kedua yang dihelat di GOR CLS Kertajaya, Surabaya, 29 Januari hingga 3 Februari mendatang.

Surabaya Fever akan menjadi tuan rumah. Sesuai hasil akhir seri pertama di Makassar, Surabaya Fever akan menempati Pool A bersama Tenaga Baru Pontianak, Tanago Fresian Jakarta, dan Flying Wheel Makassar.

BACA JUGA: Mengaku Jakmania tapi Dukung Bhayangkara FC, Kok Bisa?

Sementara itu, Pool B dihuni Merah Putih Samator Jakarta, Generasi Muda Cirebon, Sahabat Semarang, dan Merpati Bali.

Para pemain Surabaya Fever pun bertekad menjaga keangkeran kandang mereka.

BACA JUGA: Suporter Bhayangkara FC Ketagihan JKT48

Bintang Surabaya Fever Olivia Claudia mengatakan, timnya tidak akan terlena setelah menuai hasil bagus pada seri pertama.

“Menyambut seri kedua, kami sudah berlatih cukup keras dua kali sehari dan melakukan uji coba dengan tim putra KU CLS. Kami wajib mewaspadai semua tim. Namun, kami punya catatan khusus untuk Merpati Bali yang sebagian besar dihuni para pemain muda dan punya kecepatan,” kata Olivia, Sabtu (27/1).

BACA JUGA: Setelah Jupe, Kuala Lumpur FA Gaet Andik

Sementara itu, Merpati Bali menaruh rasa hormat pada Surabaya Fever.

Penggawa Merpati Bali Helena Tumbalaka mengatakan, timnya selalu mematok target juara pada setiap seri.

“Selain latihan rutin yang intensif, kami juga menjaga kekompakan tim di luar lapangan. Minggu lalu para pemain dan juga coaching staff baru saja melakukan team building di Bandung. Sayangnya di seri ini kami tidak diperkuat Dita (Agustin Elya Gradita Retong) karena mengalami cedera lutut,” kata Helena.

Di sisi lain, Koordinator Srikandi Cup Deddy Setiawan mengatakan, persaingan musim ini sangat kompetitif.

Kehadiran Gorila Sport selaku mitra utama dan tayangan langsung di TVRI membuat kualitas Srikandi Cup makin terangkat.

“Hasil seri pertama kemarin (Makassar) menunjukkan bahwa setiap tim tidak main-main menghadapi musim ini. Skor yang ketat dan persaingan tim papan tengah yang saling mengalahkan membuat kompetisi ini semakin meriah dan enak untuk disaksikan,” kata Deddy. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Membangun Sepak Bola Melalui Usia Muda Demi Target Juara


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler