Staf Dinkes Sampang Meninggal Dunia karena Corona

Selasa, 30 Juni 2020 – 22:43 WIB
Persiapan pemakaman jenazah pasien COVID-19 di Sampang, Madura, Jawa Timur. Foto: Abd Aziz/antaranews.com

jpnn.com, SAMPANG - Seorang Staf Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Jawa Timur, yang positif terpapar virus corona meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirdjo Pamekasan.

"Yang bersangkutan meninggal Senin (29/6) kemarin," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinkes Sampang Yuliono di Sampang, Selasa.

BACA JUGA: Anak yang Ingin Pidanakan Ibu Kandung Gara-gara Motor Itu Mau Berdamai, Asalkan

Ia menjelaskan staf Dinas Kesehatan Pemkab Sampang yang meninggal dunia itu bernama Rury Hendri Agustina.

Menurut Yuliono, Rury diketahui terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Dokter dan Perawat di Aceh Positif COVID-19, IDI Beri Tanggapan Begini

Almarhum selama ini memang sering terlibat dalam kegiatan tes cepat massal di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sampang.

"Tetapi kami belum bisa pastikan titik mana yang membuat Bu Rury terpapar COVID-19," kata Yuliono.

BACA JUGA: Jalinsum Diblokir Belasan Jam, Hendri Akhirnya Mengundurkan Diri

Ia lebih lanjut menjelaskan pemakaman jenazah dilakukan di tempat pemakaman umum (TPU) Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kota Sampang dengan prosedur COVID-19.

"Semuanya mengikuti protokol kesehatan, mulai saat penjemputan sampai pemakaman," ucapnya.

Pasien terpapar COVID-19 dari Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Sampang itu merupakan pasien ke-8 yang meninggal dunia, dari total sebanyak 108 warga Sampang yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Jumlah pasien dalam pengawasan di kabupaten ini terdata sebanyak 25, dengan perincian 20 orang dalam pengawasan, 3 orang selesai diawasi dan sebanyak 2 orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Keponakan Tewas Secara Tragis di Tangan Sang Paman, Ternyata Ini Penyebabnya

Sementara jumlah orang dalam pemantauan terdata sebanyak 546, dengan perincian sebanyak 90 dalam pemantauan dan sebanyak 456 orang sisanya selesai dipantau.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler