Status KLB Demam Berdarah Diperpanjang

Kamis, 07 Maret 2019 – 14:18 WIB
Penderita demam berdarah di lorong rumah sakit. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, PONOROGO - Pemkab Ponorogo memperpanjang status Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah di wilayah tersebut hingga 15 hari ke depan.

Ini karena jumlah penderita demam berdarah masih di Ponorogo. Bahkan sejak bulan Januari, jumlah penderita mencapai lebih dari seribu orang.

BACA JUGA: Efektivitas Fogging Mengatasi Demam Berdarah?

BACA JUGA : Sekitar 200 Warga Indonesia Meninggal Akibat Demam Berdarah 2 Bulan Terakhir

Selain jumlah penderita yang tinggi, angka kematian akibat terserang demam berdarah mencapai 10 orang baik dewasa maupun anak-anak.

BACA JUGA: Berantas Nyamuk Penyebab DBD dengan 3M Plus

BACA JUGA : Petugas Fogging Tewas Saat Menjalankan Tugas Basmi Nyamuk Demam Berdarah

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo dr Rahayu Kusdarini mengatakan, jumlah penderita demam berdarah saat ini rata-rata 10 orang masuk rumah sakit setiap harinya. Maka status KLB diperpanjang hingga 15 hari ke depan .

BACA JUGA: Bupati Langsung Datang Santuni Keluarga Petugas Fogging yang Tewas

"Dengan ditetapkan status KLB, maka pasien demam berdarah yang dirawat pembiayaan sepenuhnya ditanggung pemerintah dengan spesifikasi tertentu," kata dr Rahayu.

BACA JUGA : Cairan Alami yang Baik untuk Pasien Demam Berdarah

Warga diminta untuk tetap waspada, sebab serangan penyakit mematikan demam berdarah masih mengancam. Tercatat 17 dari 21 kecamatan di Ponorogo terindikasi menjadi endemik nyamuk aedes aegepty. (pul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Petugas Fogging Tewas Saat Menjalankan Tugas Basmi Nyamuk Demam Berdarah


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler