Status Ulama Aa Gym Belum Cukup untuk Kalahkan Kinerja Kang Emil

Kamis, 13 Juli 2017 – 17:51 WIB
Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Foto: dok jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Elektabilitas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat masih yang terkuat di antara nama-nama lainnya. Bahkan, figur yang beken dipanggil dengan sapaan Kang Emil itu melampaiu elektabilitas KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym.

Merujuk jajak pendapat terkini dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terhadap 820 responden pada 17-21 Juni lalu, elektabilitas Emil memang tertinggi. “Ada 31,4 persen responden memilih Ridwan Kamil," ujar Direktur Riset SMRC Deni Iryani dalam rilis hasil surveinya di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (13/7).

BACA JUGA: Mengharukan, Kang Emil Ingin Asuh Bayi Telantar yang Lucu Ini....

Sedangkan di bawah Emil ada nama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dengan elektabilitas 13 persen. Selanjutnya, di peringkat ketiga ada Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dengan elektabilitas 12,3 persen.

Di bawah Dedi ada nama Ketua Komisi IX DPR Dede Yusu‎f dengan elektabilitas 8,3 persen. Sedangkan elektabilitas Aa Gym hanya 7,5 persen. "Jadi itu data yang telah dari survei SMRC," katanya.

BACA JUGA: Menunggangi Kuda, Pakai Serban, Nyanyikan Lagu Jagalah Hati

Dari survei itu itu juga tergambar alasan responden memilih figur-figur untuk memimpin Jabar. Antara lain karena kinerjanya sudah terbukti (29,3) persen, berpengalaman di pemerintahan (12,6 persen), peduli pada rakyat (11,5 persen).

Selain itu, ada pula alasan lain menarik yang mendasari pilihan responden. Yakni karena figur tidak dicalonkan oleh partai pendukung Basuki T Purnama alias Ahok pada Pilkada DKI 2017. “Jumlahnya 8,4 persen,” sebut Deni.

BACA JUGA: Sekda Jabar Daftar ke PDIP, Aher: Sudah Jelas Sekarang

Sedangkan responden yang memilih figur tokoh agama justru hanya 6,6 persen. Di bawahnya adalah figur yang jujur atau bersih dari praktik korupsi maupun nepotisme dengan angka 5,3 persen. “Alasan untuk memilih putra daerah Jabar adalah 4,2 persen,” sebutnya.

Survei SMRS itu menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error dalam survei itu kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(cr2/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kang Emil: Selama itu di Bandung, Saya Pasti Dukung


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler