Striker Naturalisasi Minta Maaf Tak Bisa Gabung Timnas

Selasa, 31 Juli 2018 – 20:49 WIB
Ezra Walian di Bandara Singapura. Foto: PSSI.org

jpnn.com, JAKARTA - Sia-sia sudah naturalisasi yang dilakukan Indonesia terhadap Ezra Walian.

Pasalnya, pemain yang terikat kontrak dengan Almere City itu harus menjalani masa persiapan pramusim di Jupiler League, kompetisi kasta kedua Liga Belanda sehingga tak bisa bergabung di Timnas proyeksi Asian Games.

BACA JUGA: Harapkan Video Asian Dance Slank Feat Dipha Barus Jadi Viral

Klarifikasi tentang penolakan dirinya bergabung bersama timnas Indonesia untuk persiapan Asian Games 2018 diungkapkan di akun instagram pribadinya, Selasa (31/7) malam.

Pemain yang kini dipinjamkan ke klub RKC Waalwijk oleh Almere City itu memang diberati oleh klub yang telah meminjamnya untuk memperkuat Indonesia di Asian Games.

BACA JUGA: Besok Pagi Polri Gelar Uji Coba Penutupan Pintu Tol

Ezra yang lulusan tim junior Ajax pun harus menuruti klubnya dan memilih untuk melakukan adaptasi bersama klub barunya demi masa depannya di liga profesional.

Dalam instagram resminya, Ezra meminta maaf dan memposting gambar berisi tulisan dalam bahasa Inggris. Di kolom komentar, dia kemudian menyertakan terjemahan dari tulisannya tersebut dalam bahasa.

BACA JUGA: Pesenam Trampoline Ngadu ke Menpora Belum Gajian 3 Bulan

"Saat ini saya masih berusia 20 tahun. Pada fase ini, saya ingin terus mengembangkan diri dengan bermain secara reguler. Dua pekan lalu, pihak klub pun menawarkan untuk meminjamkan saya ke RKC Waalwijk, klub yang juga berasal dari Jupiler League tapi punya sejarah panjang di dunia sepak bola.

“Pelatih kepala mereka, sangat menginginkan saya untuk bergabung. Kesempatan yang mungkin tidak akan datang dua kali dimana mereka memberikan garansi bermain sebagai starter. Tentu, seperti pemain lainnya saya harus membuktikan diri saya," ungkap Ezra dalam pernyataannya.

"Dalam proses negosiasi, saya sempat meminta izin kepada RKC untuk bermain di Asian Games 2018. Bagi saya membela Timnas Indonesia merupakan suatu kebanggaan yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Namun RKC enggan melepas saya ke Asian Games. Salah satu alasannya adalah proses adaptasi," imbuhnya.

Dengan kenyataan ini, maka dipastikan persaingan di lini depan skuat Garuda harus berubah. Ezra yang awalnya diplot sebagai striker muda, kini harus hialng dan pelatih Luis Milla perlu mencari penggantinya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sandiaga Uno: Jangan Julid Lah...


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler