Suarta Tewas Usai Genjot Bidan

Rabu, 03 April 2019 – 23:59 WIB
ILUSTRASI

jpnn.com, BALI - I Ketut Suarta (51) ditemukan tak bernyawa saat selingkuh dengan bidan di villa De Abian Villa, Jalan Danau Tempe, Sidakarya, Denpasar Selatan, Bali.

Suarta yang memiliki dua istri, selingkuh dengan bidan bernama Rusmayanti Cahyani, alias Maya (27). Suarta tewas usai memadu kasih dengan Maya di kamar nomor 5, De Abian Villa.

BACA JUGA: Istri Pengusaha di Batam Diperas Selingkuhan hingga Ratusan Juta

BACA JUGA: Penyebar Foto Panas Guru Honorer Diciduk Polisi di Banten

Maya pun harus menanggung malu lantaran bidan muda ini dituding sebagai penyebab kematian Suarta, warga asal Klungkung yang berdomisili di Jalan Bypass Ngurah Rai, Bali.

BACA JUGA: Prabowo Minta Pendukungnya Kesatria, Tegar dan Tersenyum

Kepada polisi, Maya mengakui bahwa dua menit sebelum kekasih gelapnya ini tewas, mereka sedang berhubungan badan di kamar villa.

Maya mengaku pernah bekerja sebagai bidan di RS Kapal Badung, Bali. Ia tinggal di Jalan Pulau Serangan Gang Taman Sari Blok C, Denpasar Barat.

BACA JUGA: Berita Terbaru Istri Selingkuh dengan Teman Suami di Kamar Mandi

BACA JUGA: Tak Ada Penyesalan, Pelaku Pencabulan Anak Bercerita Sambil Tersenyum

Maya menceritakan bahwa pada Sabtu (30/3/2019), sekitar pukul 13.45, keduanya datang ke di De Abian Villa Jalan Danau Tempe, Sidakarya, Denpasar Selatan untuk bermalam minggu di kamar nomor 5.

Di dalam kamar mereka sempat ngobrol tentang hubungan. Singkat cerita, keduanya mandi bareng di kamar mandi.

Usai mandi, tanpa mengenakan busana, mereka pun tidur. Maya pun bangun sekitar pukul 15.30. Ia lalu mandi.

BACA JUGA: Nasir Kalap Saat Lihat Istri dan Tetangganya Berduaan di Kebun

Setelah selesai mandi, ia kembali tidur di kamar. Tak lama kemudian, Ketut Suarta lama bangun dari tidur.

“Saat itu lah mereka berhubungan badan. Tiba-tiba Ketut yang saat itu berposisi dari atasnya, stop melakukan adegan panas tersebut,” beber sumber sebagaimana dilansir Jawa Pos Radar Bali, Rabu (3/4/2019).

Suarta diduga karena kelelahan. Tak lama, korban terlihat mengeluarkan air liur dari dalam mulutnya. Wajahnya mendadak berwarna biru dan tidak sadarkan diri.

Melihat hal itu, Maya berusaha membangunkannya. Namun Suarta tidak kunjung bangun. Setelah dicek, ternyata Suarta sudah meninggal dunia.

Karena ketakutan, Maya minta tolong kepada karyawan Villa menghubungi kantor polisi.

BACA JUGA: Layani Om Hidung Belang, Mama Muncikari Dapat Jatah Rp 500 ribu

Saat polisi datang, ada dua saksi yang juga karyawan De Abian Villa di lokasi kejadian. Keduanya bernama Ni Kadek Ariani, dan I Dewa Made Udi.

Kata sumber, Maya terkejut ketika mengetahui pasangannya itu telah memiliki istri. Bahkan istrinya dua.

Terlebih, istri pertama dan istri kedua tengah memperebutkan jasad Suarta di kamar jenazah.

“Ya Maya kaget. Apalagi antara istri pertama dan kedua pun sedang salah paham mengenai jasad Ketut Surta. Secara hukum, jasad korban milik istri pertama karena keduanya belum bercerai secara sah,” katanya.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya menyatakan bahwa I Ketut Suarta tewas saat sedang berhubungan badan bersama pasangan selingkuhnya bernama Maya. Saat asik goyang dari atas, lelaki tersebut tiba-tiba lemas.

“Dia memiliki istri. Maya ini selingkuhannya. Dia petugas kesehatan di salah satu rumah sakit di Mengwi, Badung,” kata Wirajaya.

“Keduanya memulai hubungan terlarang ini sejak satu setengah tahun lalu. Saat itu, Maya masih bekerja di sebuah salon,” tuturnya.

Dari hasil pengembangan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal akibat serangan jantung.

“Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan telaanjang di atas tempat tidur. Jenazah korban lalu dikirim ke kamar jenasah RSUP Sanglah dengan mobil ambulans milik BPBD Kota Denpasar,” kata Wirajaya. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istri Selingkuh di Kamar Mandi, Suami: Dia Tak Pakai CD, Anunya Basah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
perselingkuhan   Seks   Bali  

Terpopuler