Sudah Digaji Tinggi, Dokter PTT Ogah jadi PNS

Sabtu, 24 Mei 2014 – 05:37 WIB

jpnn.com - MARISA - Tingginya penghasilan dokter pegawai tidak tetap (PTT) membuat para dokter PTT di Kabupaten Pohuwato enggan menjadi pegawai negeri sipil. Padahal PNS menjadi incaran para pencari kerja saat ini.

Seorang dokter gigi PTT yang ditempatkan di daerah terpencil mendapatkan gaji dan intensif sekitar Rp 4,8 juta, sementara jika mau daerah sangat terpencil gaji dan intensifnya kurang lebih mencapai angka Rp 7,1 juta.
 
"Penghasilan ini sangat jauh jika dibandingkan dengan kalau menjadi PNS yang mendapatkan penghasilan sekitar Rp 2,05 juta untuk golongan pegawai IIIB," tutur salah seorang dokter PTT di Kabupaten Pohuwato, saat menghadiri pertemuan dengan Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga di ruang Meeting Room Pemda Pohuwato.

BACA JUGA: Sering Diundang ke Jakarta, Pejabat Daerah jadi Korban Kebijakan Pusat

Padahal, saat ini, Pemda Pohuwato melalui kebijakan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera (KemenPAN RB) membuka kesempatan sebesar-besarnya kepada para dokter PTT untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil tanpa tes akademik. Tinggal tes administrasi saja, namun masih saja dokter PTT enggan menjadi PNS karena alasan penghasilan yang lebih besar jika dibandingkan dengan menjadi dokter PNS.

Tak hanya itu, alasan ingin melanjutkan studi untuk menjadi dokter spesialis juga menjadi penghalang para dokter PTT untuk menjadi PNS.

BACA JUGA: Panwaslu Desak Caleg Terpilih Berijazah Palsu Mundur

Namun, di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato dr. Berny Mamitoho menjelaskan, Pemda memang tak akan memaksakan kehendak para dokter. Saat ini pemda baru memperhatikan segala kebutuhan para tenaga dokter PTT.

"Semua fasilitasnya kami akan penuhi agar nantinya mereka (dokter PTT) bisa bekerja tanpa kendala, dan soal izin belajar, Pemda akan dukung penuh selama masih komitmen untuk mengabdi di Kabupaten Pohuwato," ungkap Berny kepada Gorontalo Post (grup JPNN.com), kemarin.
 
Tak hanya itu, mantan Direktur RSUD Pohuwato ini mengatakan, jika digabungkan, gaji dokter PNS bisa setara dengan gaji dokter PTT bahkan lebih.

BACA JUGA: Satpol Segel Losmen Esek-esek, Warga Bersorak

"Ada tambahan insentif dari pemerintah daerah ditambah dengan jasa pelayanan kesehatan, mungkin akan setara bahkan lebih dari PTT. Serta kalau menjadi dokter PTT kan hanya sesuai dengan kontrak, beda dengan dokter PNS," tambahnya.(ais)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejahatan Seksual Anak Marak, Revisi UU Perlindungan Anak Mendesak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler