Sukses Jalankan Tugas Penurunan Stunting di Jateng, Nana Sudjana Dianugerahi Dharma Karya Kencana

Sabtu, 29 Juni 2024 – 10:25 WIB
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo memberikan anugerah Dharma Karya Kencana kepada Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (tengah) karena berhasil menjalankan tugas sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) saat acara Gala Dinner Bidang Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Balai Merapi PRPP Kota Semarang pada Jumat (28/6/2024) malam. Foto: Humas Pemprov Jateng

jpnn.com, SEMARANG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan anugerah Dharma Karya Kencana kepada Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana karena dinilai berhasil menjalankan tugas sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Penghargaan itu diberikan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo kepada Nana Sudjana saat acara Gala Dinner Bidang Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 di Balai Merapi PRPP Kota Semarang pada Jumat (28/6/2024) malam.

BACA JUGA: Nana Sudjana: Harganas jadi Momentum Percepatan Penurunan Stunting di Jateng

Hasto mengatakan salah satu wujud komitmen yang dibangun oleh Pemprov Jateng adalah capaian intervensi serentak pencegahan stunting. Saat ini capaiannya sudah mencapai 98 persen, baik untuk pengukuran balita, maupun ibu hamil.

“Ini contoh saja, Jateng sudah mencapai 98 persen dan Kota Semarang sudah mcapai 99 persen. Ini juga luar biasa. Hasil intervensi serentak akan dilakukan verifikasi dan validasi (verval),” ujar Hasto.

BACA JUGA: Berkat Bantuan Pompa Air, Nana Sudjana: Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Bisa Tercukupi

Verifikasi dilakukan dengan menggunakan basis data Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat secara elektronik (ePPGBM).

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana menyampaikan anugerah Dharma Karya Kencana merupakan penghargaan yang diberikan BKKBN atas komitmen Pemprov Jateng dalam melaksanakan program Bangga Kencana atau Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan tenaga, dana, sarana dan prasarana.

BACA JUGA: Pilkada Serentak 2024 Lebih Rawan Dibanding Pilpres, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Antisipasi

"Kami harapkan ini akan berdampak positif bagi penanganan masalah keluarga dan stunting," ujar Nana.

Nana menyatakan ke depan Pemprov Jateng akan terus meningkatkan langkah-langkah untuk  menangani dan mengelola persoalan stunting.

Sebab, kata Nana, keberhasilan pembangunan keluarga adalah kunci kesuksesan membangun bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, Penjabat Gubernur Nana Sudjana dan Penjabat Ketua TP PKK Jateng Sinta Nana Sudjana, Pangdam IV Diponegoro Dedi Suryadi dan Ketua Persit Candra Kirana Daerah IV/Diponegoro Sandi Deddy Suryadi serta Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, juga dikukuhkan sebagai bapak dan bunda asuh anak stunting.

Pengukuhan ini menjadi bentuk dukungan berbagai pihak terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Jateng.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler