Sultan: Smeshub Indonesia Tak Hanya Mitra UMKM tetapi Juga Bantu Pemerintah

Jumat, 25 Maret 2022 – 22:50 WIB
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin yang merupakan pembina Smeshub Indonesia pada acara Soft launching Soft launching Smeshub Indonesia di Grand Indonesia Jakarta Jumat (25/3) malam. Foto: Humas DPD RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin yang merupakan pembina Smeshub Indonesia mengaku sangat bangga dengan karya inovasi platform digital anak bangsa yang menawarkan fitur-fitur bisnis yang komplit ini.

“Smeshub Indonesia tidak hanya menjadi mitra UMKM tetapi juga membantu pemerintah dalam membangun sistem ekonomi nasional yang lebih valuable dan terintegrasi dengan semangat kolaborasi,” kata Sultan pada acara Soft launching Soft launching Smeshub Indonesia di Grand Indonesia Jakarta Jumat (25/3) malam.

BACA JUGA: Di Kapal Selam Pasopati, Budiman Ungkit Peran UMKM, Fasilitas TNI AL, dan Misi Jokowi

Dengan pendekatan partnership, menurut Sultan, Smeshub Indonesia tentu tidak bisa bekerja sendiri.

Peran Pemerintah, swasta dan masyarakat juga kampus akan menjadi penentu keberhasilan Smeshub dalam meningkatkan performa UMKM Indonesia.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Bagikan Peralatan Usaha untuk UMKM di Kampung Pedaengan

“Sesuai permintaan Presiden Joko Widodo kepada kementerian terkait hari ini di Bali, Smeshub berkomitmen akan membantu pemerintah untuk mengawal dan memberdayakan UMKM Indonesia,” kata Sultan.

Founder sekaligus CEO Smeshub Indonesia Lutpi Ginanjar mengatakan industri digital Indonesia kini terus mengalami perkembangan yang impresif dengan varian bussines model yang unik dan spesifik.

BACA JUGA: Puji Kinerja Puan Persiapkan Sidang ke-144 IPU di Bali, Sultan: Indonesia Patut Berbangga

Menurut Lutpi, diferensiasi bussines model star up ini tentu hadir dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di segala bidang kehidupan.

Smeshub, atau Small enterprise Hub, merupakan super aplikasi digital yang secara khusus memberikan perhatian kepada kebutuhan bisnis pelaku UMKM Indonesia yang saat ini berjumlah hampir 64 juta unit.

Dengan berbagai fiturnya yang inklusif dan terintegrasi, SmesHub sepenuhnya menjadi satu-satunya platform digital on demand Indonesia yang akan mendunia di masa depan.

Hal ini terbukti dengan capaiannya sebagai top 30 Platform digital Asean pada tahun 2020 yang lalu.

Lutpi mengatakan Smeshub hadir untuk memberikan solusi bagi pembangunan dan pengembangan potensi besar UMKM Indonesia yang belum sepenuhnya memiliki kapabilitas dan kepercayaan diri untuk bersaing di pasar internasional.

“Ekosistem bisnis yang berperan sebagai inkubator sekaligus instrumen supplay chain bisnis ini akan memungkinkan UMKM mampu berkolaborasi dan beradaptasi dengan baik dalam struktur pasar global yang kian terbuka di era digital,” ungkap Lutpi Ginanjar.

Lebih lanjut, Lutpi menerangkan Smeshub akan menjadi mitra dan sahabat pendamping UMKM Indonesia dalam memperbaharui manajemen bisnis yang berorientasi pada pasar, khususnya pasar ekspor. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan UMKM, hingga negosiasi dan transaksi produk UMKM.

Soft launching Smeshub Indonesia yang dilangsungkan di Bioskop pusat perbelanjaan Grand Indonesia Jakarta ini, dihadiri oleh sejumlah duta besar dari sembilan negara sahabat seperti Dubes Seychelles. Juga hadir secara langsung dalam kesempatan itu Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.

Terlihat juga hadir dalam acara ini, para senator anggota DPD RI dari berbagai daerah, para pelaku UMKM dari seluruh Indonesia.

"Atas nama Pemerintah, kami menyambut baik kehadiran Platform digital khusus UMKM yang memiliki solusi komprehensif ini. Semoga segera ada komitmen bersama untuk berkolaborasi antara pemerintah bersama manajemen Smeshub Indonesia,” ungkap Sofyan.

Ketua DPD RI Aa La Nyala Matalitti mengungkapkan dukungan dan apresiasinya terhadap Smeshub Indonesia.

Mantan Ketua PSSI itupun merekomendasikan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan Smeshub Indonesia dalam mengembangkan potensi dan UMKM di daerah.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler