Sultan Usulkan Guru Honorer Senior Diangkat Jadi ASN Tanpa Tes

Kamis, 18 Mei 2023 – 13:11 WIB
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin saat menerima kunjungan para Guru Mata pelajaran Pancasila kewarganegaraan (PKN) di rumah rapat DPD RI pada Rabu (17/5). Foto: Humas DPD RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin mendesak pemerintah untuk memastikan para guru honorer senior dengan masa pengabdian di atas 20 tahun bisa diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) tanpa mekanisme tes yang normal.

Hal ini disampaikan Sultan saat menerima kunjungan para Guru Mata pelajaran Pancasila kewarganegaraan (PKN) di rumah rapat DPD RI pada Rabu (17/5).

BACA JUGA: Kabar Gembira untuk 6.141 Guru Honorer Lulus PG PPPK 2021, Semoga Berhasil

“Para guru honorer senior memiliki beban pengabdian yang sudah tidak perlu diuji dengan mekanisme rekrutmen dan tes menjadi ASN. Terutama bagi para guru mata pelajaran PKN di daerah,” ujar Sultan.

Guru PKN, kata Sultan, memiliki peran strategis dalam membangun wawasan kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda sejak di usia dini.

BACA JUGA: Setelah NIP Disetujui KemenPAN-RB, Ratusan Guru Honorer akan Dilantik sebagai PPPK

Tugas kependidikan dan kebangsaan yang berat ini harus ditunjang dengan insentif kesejahteraan yang cukup bagi para guru.

“Pemerintah perlu menetapkan jalur tes khusus bagi para guru honorer senior yang selalu mengalami kegagalan dalam setiap tes ASN baik CPNS maupun tes PPPK. Sebab mereka secara teknis tidak menguasai proses tes yang dilakukan secara online,” tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu.

BACA JUGA: Riau Diam-Diam Ajukan Guru Honorer Jadi PPPK, Ade Hartati: Pemprov Jangan Main-main

Akibat gagap dalam memanfaatkan teknologi informatika atau gaptek, lanjut Sultan, mereka para guru honorer senior kalah skor dengan para guru honorer muda yang notabene merupakan mantan siswanya yang sama-sama mengikuti tes ASN.

Hal ini tentu sangat mengusik psikologi para guru honorer senior yang bahkan sebentar lagi akan memasuki usia pensiun.

Lebih lanjut, Senator Sultan juga menyampaikan pihaknya berkepentingan dalam memperkuat fondasi wawasan kebangsaan dan kenegaraan kepada generasi muda Indonesia.

“Jangan sampai hanya karena faktor gaptek menyebabkan mereka tidak bisa mendapatkan apresiasi sosial dan hak kesejahteraan sebagai pengabdi di bidang Pendidikan,” ujar Sultan.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler