Sumbar Wakili Indonesia di Montoire Festival

Senin, 23 Juli 2012 – 23:34 WIB
JAKARTA - Syofyani Dance & Music Ensemble dari Kota Bukitinggi, Sumatera Barat terpilih mewakili Indonesia untuk tampil di Montoire Festival ke-40 tahun 2012, yang berlangsung di Kota Montoire, Prancis dari tanggal 26 Juli hingga 20 Agustus 2012.

Montoire Festival akan melibatkan seniman dan pelaku seni tradisi profesional dari berbagai negara di lima benua yang berinduk kepada Council of Organizational Foklore Festivals and Folk Art (CIOFF) di bawah supervisi Unesco.

"Bagi Syofyani Dance & Music Ensemble, undangan ini bukan untuk yang pertama kalinya mereka terima untuk datang dan tampil di Montoire Festival Prancis. Kalau tidak salah, ini sudah yang kelima," kata Raseno Arya, Koordinator promosi wisata daerah Sumatera, kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Jakarta, Senin (23/7).

Montoire Festival sebagai ajang utama berlanjut dengan Festival Foklore di Mantenon dan Festival Foklore ke 35 di Felletin. "Kedua festival foklore ini merupakan kegiatan festival budaya terbesar di Prancis," ungkap Raseno Arya.

Karena penting dan strategisnya Montoire Festival ini, maka Pemerintah Sumatera Barat bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama untuk mengirim duta seni-budayanya ke Prancis yang berlangsung hampir satu bulan.

Sementara pimpinan romobongan Nevi Irwan Prayitno menambahkan Montoire Festival merupakan ajang terberat bagi delegasi kesenian Indonesia karena berlangsung pada Bulan Suci Ramadan.

"Hampir satu bulan penuh kegiatan Montoire Festival di Prancis berlangsung. Tapi seluruh personil sebanyak 21 orang terdiri dari penari, pemusik dan penyanyi sudah bertekad untuk menampilkan yang terbaik di ajang seni internasional ini," kata Nevi.

Pemerintah Sumbar sendiri mendukung kegiatan ini karena dinilai efektif sebagai ajang promosi pariwisata dan melestarikan budaya Minangkabau. Di Prancis saat ini ada dua event internasional Montoire Festival dan Confolens Festival. Keduanya digagas oleh Henry Coursaget. (fas/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Solikin Tergantung Usai Sahur

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler