Supercar Hybrid Pertama Lamborghini Tanpa Baterai pada Umumnya

Kamis, 05 September 2019 – 14:19 WIB
Supercar hybrid - Lamborghini Sian. Foto: Lamborghini

jpnn.com - Lamborghini akhirnya mengungkap calon supercar hybrid pertamanya di Frankfurt Motor Show 2019 pada 12-22 September mendatang.

Produsen supercar Italia ini menyebutnya Lamborghini Sian, yang digadang sebagai mobil masa depan untuk menyambut era elektrifikasi. Meski mengusung powertrain hybrid, DNA Lamborghini di dalam Sian tak pudar.

BACA JUGA: 2 Koleksi Lamborghini buat Investasi

BACA JUGA: 2 Koleksi Lamborghini buat Investasi

Nama Sian sendiri dalam bahasa Bologna ialah 'kilat'. Kilat diartikan gerakan cepat Lamborgini dalam menciptakan mobil sport di era elektrifikasi. Sian juga sekaligus menggambarkan mobil-mobil Lamborghini pada masa mendatang.

BACA JUGA: Lamborghini Siapkan Hypercar Paling Buas di Frankfurt Motor Show 2019

Dalam hal desain, Lamborghini Sian akan menggunakan sebagian besar dari desain Terzo Millennio. Walaupun tidak mirip dengan konsepnya, Sian bakal hadir dengan lekukan garis lebih agresif sehingga terlihat idealnya sebuah supercar.

BACA JUGA: Lamborghini Huracan Bertabur Berlian Menyilaukan GIIAS 2019

“Lamborghini terkenal dengan kecepatannya, jadi harus disesuaikan dengan visualnya. Sehingga ketika orang melihatnya sangatlah istimewa untuk dikendarai. Kami butuh inspirasi dari Countach, Sián adalah mobil ikon dengan tampilan futuristik, bukan retrospektif," kata Kepala Desain Lamborghini, Mitja Borkert.

Sian bakal menggendong mesin V12 baru dan juga motor listrik 48 Volt sehingga bisa menghasilkan tenaga besar. Mesin V12 hasil pengembangan Lamborghini pada Sián mampu meletupkan tenaga 785 Hp sekaligus menjadi yang terbesar sepanjang sejarah mobil dengan logo Banteng itu.

Lamborghini Sián juga mendapat tambahan tenaga 34 daya kuda dari motor listrik. Sehingga secara total Sian punya tenaga setara 819 Hp.

Sian diklaim mampu mencatatkan kecepatan maksimal lebih dari 350 kpj. Kombinasi mesin V12 dan motor listrik membuat Sián bisa berlari 0-100 kpj dalam waktu kurang dari 2,8 detik.

Tidak seperti mobil hybrid lainnya, Sian tak menggunakan baterai. Sebagai penggantinya sistem listrik Lamborghini menggunakan supercapacitor yang diklaim bisa memiliki energi lebih besar dari baterai biasa.

Supercapacitor tidak seperti baterai, karena bisa langsung dicas dalam waktu lebih cepat dan bisa menarik energi seperti saat proses pengereman. Supercapacitor juga tidak gampang habis kapasitasnya seperti baterai, jadi bisa digunakan dalam jutaan kali pengisian energi.

Sayangnya, mobil ini diproduksi dalam jumlah terbatas. Mobil hanya ada 63 unit di dunia dan sudah terpesan. (mg9/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lamborghini Urus Jadi Model Terlaris dari Kota Kecil Sant’Agata


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler