Survei Cyrus: Pilkada Jabar Duel RK Versus Demiz

Senin, 05 Februari 2018 – 19:53 WIB
Pilkada. Ilustrasi: dokumen JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Cyrus Network melakukan survei pascapendaftaran pasangan calon Pilkada Jawa Barat. Survei yang digelar 16-22 Januari 2018 itu berhasil memotret sejumlah temuan menarik.

Menurut Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto, dari empat calon yang mendaftar di KPU Jabar, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Dua DM) bersaing sangat ketat untuk mendapatkan dukungan tertinggi.

BACA JUGA: Deddy MIzwar Tegas Tolak Jenderal Polisi jadi Pj Gubernur

Selisih dukungan elektoral kedua pasangan ini hanya terpaut sekitar 5 persen saja. Ridwan-Uu mendapatkan 45,9 persen suara voters dan Deddy-Dedi mendapatkan angka elektablitas 40,9 persen.

Sedangkan, pasangan Sudrajat-Akhmad Syaikhu dan TB Hasanudin-Anton Charliyan masing-masing baru mendapatkan dukungan sebesar 5 persen dan 2,5 persen.

BACA JUGA: Persiapan Pilkada Jabar, Kodim 0509 Gelar Pasukan

Hasil temuan survei ini juga memperlihatkan bahwa Uu Ruzhanul Ulum tidak memberi nilai tambah elektoral yang signifikan terhadap Ridwan Kamil. Sebab dalam berbagai survei selama ini angka elektabilitas Ridwan Kamil sudah di atas 40 persen.

Sedangkan pasangan kejutan Deddy Mizwar dan Deddy Mulyadi ternyata saling memberi nilai tambah yang signifikan sehingga ketika berpasangan mereka mereka mampu mengejar elektabilitas Ridwan Kamil.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Minta Bantuan Admin Ganteng, Cantik, Single..

Dua pasangan lainnya yakni Sudrajat-Syaikhu dan TB Hasanudin-Anton memang masih mendapatkan perolehan yang sangat kecil.

Namun, jika mesin partai kedua pasangan ini yakni PKS-Gerindra dan PDIP sudah bergerak, diperkirakan pasangan ini bisa mencapai angka dua digit meski kecil kemungkinan bisa mengungguli kedua pasangan di atasnya.

"Karena total suara hanya 100 persen, maka penambahan angka kedua pasangan terbawah ini akan menggerogoti suara pasangan RK-Uu dan Deddy-Dedi," ujar Eko, Senin (5/2).

Eko mengingatkan, ini adalah tantangan bagi RK-Uu dan Deddy-Dedi untuk menjaga suara mereka agar tidak digerogoti oleh dua pasangan dengan suara terkecil ini.

Menurut Eko, RK-Uu dan Deddy-Dedi sejauh ini saling berbagi basis wilayah di empat wilayah pembangunan dan wilayah kultural di Jawa Barat.

RK-Uu unggul tipis (48 persen berbanding 43 persen) di Wilayah Pembangunan I yang meliputi Bogor Raya, Sukabumi, Cianjur dan Depok.

RK-Uu juga unggul secara telak (61 persen berbanding 27 persen) di Wilayah Pembangunan IV yang meliputi Bandung Raya, Tasik, Garut, Ciamis dan Pangandaran.

Sementara itu Deddy-Dedi unggul jauh di Wilayah Pembangunan II yang meliputi Bekasi Raya, Purwakarta, Karawang, dan Subang (57 persen berbanding 25 persen). 

Duo DM ini juga unggul cukup telak di Wilayah Pembangunan III yang meliputi Cirebon Raya, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (44 persen berbanding 37 persen).

Survei ini mengambil sampel 1000 reponden dengan teknik multistage random smpling. Tingkat keyakinan survei ini adalah 95 persen dengan margin of error 3,1 persen. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... ASN Jangan Coba-coba Kelabui Petugas!


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler