Survei Indikator Catat Tingkat Kepercayaan Publik pada Polri Kini 76,4 Persen

Senin, 06 November 2023 – 19:14 WIB
Pembenahan di internal Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, berhasil mempertahankan tingkat kepercayaan publik. Ilustrasi. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pembenahan di internal Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, berhasil mempertahankan tingkat kepercayaan publik.

Peneliti Utama Indikator Prof. Burhanuddin Muhtadi, Ph.D mengatakan dari hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri kini berada di angka 76,4 persen.

BACA JUGA: Survei Charta Politika: Simulasi 2 Paslon, Ganjar Berpotensi Menyalip Prabowo

Hal itu diungkapkan oleh Prof. Burhanuddin saat rilis survei nasional Indikator bertajuk ‘Evaluasi Publik Atas Kinerja Kepolisian, Keamanan dan Masalah-Masalah Sosial Kemasyarakatan’, Senin (6/11).

Menurut Prof. Burhanuddin, Polri kini berada di posisi keempat terkait tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

BACA JUGA: Survei: Prabowo- Gibran Makin Unggul di Jabar, Jateng, dan Jatim

Di posisi pertama masih ditempati TNI, menyusul presiden, Mahkamah Agung, lalu Polri.

“Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri terus membaik, kini angkanya mencapai 76,4 persen,” kata Prof Burhanuddin melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Senin.

Prof Burhanuddin mengatakan dalam temuan Indikator, program kerja yang dilakukan Polri di bawah komando Kapolri Listyo Sigit berhasil menelurkan banyak apresiasi.
Dalam upaya penegakan hukum, misalnya, mayoritas publik menilai apa yang dilakukan Polri sudah sangat baik.

“Angkanya mayoritas, mencapai 70,4 persen yang menilai penegakan hukum secara umum oleh Polri sudah sangat baik,” jelas Prof Burhanuddin.

Pada temuan lain, lanjut dia, ada beberapa kondisi yang membuat mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri.

Salah satunya yakni kondisi keamanan yang menjadi ranah Kepolisian.

“Hampir semua masyarakat merasa aman di tempat tinggalnya saat ini, angkanya mencapai 95,9 persen,” katanya.

Selain itu, Indikator juga memotret tingginya apresiasi publik terhadap kerja Korps Bhayangkara. Ini terkait ikhtiar Polri menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Mayoritas, sebanyak 76,2 persen, merasa puas dengan kinerja kepolisian dalam menindaklanjuti laporan yang diberikan oleh masyarakat, sementara yang tidak puas sekitar 19,4 persen,” ungkap Prof Burhanuddin.

Prof Burhanuddin menambahkan tingginya apresiasi terhadap Polri sejalan dengan semangat perubahan di internal Korps Bhayangkara.

Terkait hal ini, survei Indikator juga memotret tingkat dukungan publik yang menilai ada perubahan di internal Polri menjadi lebih baik, terutama dalam tiga bulan terakhir.

Selain itu, survei ini juga menanyakan netralitas Polri menghadapi pemilihan umum 2024.

Saat ini sekitar separuh responden sudah tahu atau pernah dengar Polri melakukan persiapan keamanan pemilihan umum 2024 (49,9 persen).

Mayoritas yakni 84,6 persen menilai baik atau sangat baik kinerja Polri dalam persiapan menjaga keamanan pemilihan umum 2024.

“Sejauh ini mayoritas responden, yakni 83,5 juga menilai Polri netral atau sangat netral dalam melakukan persiapan pemilihan umum 2024, tidak memihak siapa pun,” tambah Prof Burhanuddin.

Adapun survei dilakukan dalam rentang 17-21 Oktober 2023, menempatkan 2.000 responden melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler