Survei Parameter Politik Indonesia: Ganjar Masih Teratas

Selasa, 12 Juli 2022 – 19:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih berada di posisi teratas dalam survei yang dilakukan Parameter Politik Indonesia. Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas calon presiden. Pada survei kali ini, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo masih berada di posisi teratas.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan Ganjar mendapatkan suara sebanyak 25,4 persen. 

BACA JUGA: Pimpin Penutupan Pesonas 2022, Ganjar Pranowo: Ini Ruang Mereka Berekspresi

“Ganjar Pranowo sementara ini mendapat dukungan tertinggi pada skenario elektabilitas terbuka, elektabilitas 14 nama, 10 nama, 7 nama, 5 nama, dan 3 nama," kata Adi dikutip dari Antara, Selasa (12/7).

Dalam hasil survei elektabilitas presiden berbasis pertanyaan terbuka, Ganjar unggul dengan persentase sebesar 25,4 persen, disusul Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan 19,0 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 17,8 persen.

BACA JUGA: Survei: PDIP Unggul Dalam Meraih Suara Wong Cilik

“Artinya, selisihnya cukup jauh, yaitu lebih dari lima persen,” kata Adi Prayitno.

Kemudian pada simulasi tiga nama elektabilitas calon presiden tertutup, Ganjar memperoleh 32,2 persen dukungan, kedua adalah Prabowo dengan persentase sebesar 26,4 persen, dan Anies di posisi ketiga dengan 22,3 persen.

BACA JUGA: Survei: Publik Puas Kinerja Jokowi

Adi mengungkapkan Ganjar berada di puncak pada semua simulasi elektabilitas capres pada 14 nama hingga 3 nama.

"Para responden ditanya, jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dan Presiden Jokowi tidak boleh ikut mencalonkan diri kembali, siapakah tokoh nasional yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?" kata Adi.

Adi mengatakan berdasar survei, Ganjar dipilih menjadi presiden karena kinerja yang terbukti (26,2 persen), merakyat (24,4 persen), dan memiliki sifat yang baik (14 persen).

Adi mengungkapkan bahwa secara umum masyarakat Indonesia memilih berdasarkan psikologis.

"Sementara faktor sosiologis, seperti agama, suku, dan kedaerahan tampak tidak berpengaruh besar pada pilihan masyarakat. Ganjar Pranowo dipilih karena dianggap terbukti kinerjanya di Jateng," ucapnya.

Survei ini dilakukan pada 15-29 Juni 2022 dengan metode telephoning menggunakan kuesioner yang dilakukan enumerator terlatih. Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel terdiri atas 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampel diambil dengan metode simple random sampling dari 10.000 data target yang telah dipilih secara acak. (antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei: Anies Mengungguli Prabowo dan Ganjar Pranowo


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler