Survei Poltracking Indonesia: Mayoritas Nahdiyin di Jatim Mendukung Prabowo

Rabu, 11 Oktober 2023 – 14:55 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto mengantongi keunggulan suara mayoritas para pemilih yang merasa memiliki kedekatan dengan Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur.

Hal itu berdasar hasil survei terbaru  wilayah Jawa Timur (Jatim) periode 25 September - 1 Oktober 2023, yang dirilis Poltracking Indonesia, Prabowo dipilih oleh mayoritas pemilih yang merasa dekat dengan kalangan NU atau  41,7 persen.

BACA JUGA: Survei IPN: Prabowo-Gibran Dipaksakan, Harus Siap Menelan Kekalahan

"Elektabilias calon presiden berdasarkan pemilih yang merasa memiliki kedekatan dengan Nahdlatul Ulama, Prabowo Subianto (41,7 persen), Ganjar Pranowo (37,5 persen), dan Anies Baswedan (14,6 persen)," kata Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi dalam paparannya secara daring yang bertajuk Peta Kekuatan Elektoral Capres - Cawapres Di Provinsi Penentu & Terpadat Kedua Jawa Timur, Rabu (11/10).

Arya melanjutkan  melimpahnya suara NU di Jawa Timur memang menjadi pemantik para capres untuk berebut suara di wilayah tersebut. Terlebih ada sebanyak 80,1 persen para pemilih yang merasa dekat dengan NU.

BACA JUGA: Survei Poltracking: Elektabilitas RK Teratas, Unggul Dua Kali Lipat dari Posisi Kedua

Sementara itu, dalam simulasi tiga nama capres di survei yang sama, Prabowo juga mengungguli Capres dari PDIP Ganjar Pranowo dan Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Prabowo berhasil megantongi dukungan sebesar 40,6 persen, diikuti Ganjar dengan 38,2 persen dan Anies 13,6 persen.

BACA JUGA: Survei Poltracking: Elektabilitas Prabowo Ungguli Bacapres Lain di Jabar

"Pada simulasi surat suara tiga nama calon presiden, Prabowo Subianto memperoleh angka elektabilitas (40,6 persen), diikuti Ganjar Pranowo (38,2 persen) dan Anies Baswedan (13,6 perden)," ujar Arya.

Lebih lanjut, jika dibedah lebih dalam dari survei Poltracking, Prabowo mengalami tren kenaikan yang paling tinggi dibandingkan Ganjar dan juga Anies.

Terhitung dari Juni 2023 ke September 2023, Prabowo mengalami kenaikan hingga 5,8 persen, dari semula 34,8 persen menjadi 40,6 persen.

Kemudian, di sisi lain, baik elektabilitas Ganjar dan juga Anies sama sama mengalami kenaikan.

Di Juni 2023 menuju September 2023, kenaikan elektabilitas Ganjar sebesar 2,6 persen atau dari semula 35,6 persen menjadi 38,2 persen.

Adapun Anies naik sebesar 4,3 persen, atau dari 9,3 persen pada Juni 2023 menjadi 13,6 persen pada September 2023.

"Tren elektabilitas 3 capres cenderung naik. Prabowo Subianto mengalami kenaikan (5,8 persen), Ganjar Pranowo mengalami (2,6 persen), dan Anies Baswedan mengalami kenaikan (4,3 persen)," pungkasnya.

Survei ini digelar 25 September 2023 hingga 1 Oktober 2023.

Survei melibatkan 1.000 responden yang dipilih dengan metode stratified multistage random sampling.

Responden merupakan warga Jatim, dengan kriteria usia di atas 17 tahun dan telah mempunyai hak pilih.

Survei ini dilakukan dengan metode wawancara melibatkan surveyor terlatih.

Margin of error survei kurang lebih 3,1 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler