Survei Teranyar, Elektabilitas Paslon Jabar Ini Mengejutkan

Minggu, 24 Juni 2018 – 07:45 WIB
Direktur Poltracking Indonesia Hanta Yuda memaparkan hasil survei Menakar Kandidat Potensial Pilkada Jawa Barat 2018, Jakarta, Kamis (8/6). Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Survei teranyar Poltracking terkait Pilkada Jawa Barat menunjukkan hasil temuan yang mengejutkan. Elektabilitas pasangan calon Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum mengalami kenaikan signifikan, mencapai 12,9 poin.

Hal itu terungkap dari paparan Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda saat merilis hasil survei lembaganya di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Sabtu (23/6).

BACA JUGA: KPU Minta Relawan Paslon Proaktif Turunkan APK Besok

"Dalam simulasi empat pasangan Gubernur dan Calon Wakil Gubernur menggunakan kertas suara, elektabilitas Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum (42.0%) unggul dari pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (35.8%)," ungkap Hanta.

Di bawahnya menyusul pasangan Sudrajat - Ahmad Syaikhu (10.8%), dan Tubagus Hasanuddin - Anton Charliyan (5.5%), dengan undecided voters (6.0%).

BACA JUGA: Duo DM Diserang Video Nyi Roro Kidul, Mas AHY Bilang Begini

Adapun trend elektabilitas kandidat dalam dua periode terakhir survei menggunakan kertas suara menunjukan pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum naik 12,9 poin. Sedangkan pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (naik 8.3 poin).

Saat responden diberikan pertanyaan spontan terbuka, elektabilitas para kandidat bersaing cukup ketat. Terutama Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum (17.8%) yang unggul tipis dari pasangan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (17.6%).

BACA JUGA: Organisasi Penyandang Disabilitas Siap Dukung Karolin-Gidot

Menyusul dengan jarak cukup jauh di bawahnya Sudrajat - Ahmad Syaikhu (8.7%), dan Tubagus Hasanuddin - Anton Charliyan (3.2%) dengan undecided voters (42.5%).

Hanya menjelaskan survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 800 responden dengan margin of error +/- 3.5 % pada tingkat kepercayaan 95%.

Pengambilan data survei (penentuan responden dan wawancara di lapangan) dilaksanakan pada 18 – 22 Juni 2018. Validasi data sampel dilakukan dengan membandingkan karakteristik demografis dari sampel yang diperoleh dari survei dengan populasi data sensus (BPS) terakhir. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pilkada 2018, Pemprov DKI Akan Ikuti Putusan Libur Nasional


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler