Survei Terbaru SMRC: Elektabilitas Ganjar Berubah Signifikan, Prabowo & Anies Stagnan

Rabu, 23 Agustus 2023 – 15:35 WIB
Ilustrator: Sultan Amanda/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Saiful Mujani Research & Consulting atau SMRC merilis hasil survei terbarunya tentang elektabilitas bakal capres Pilpres 2024.

Dari tiga nama bakal yang selama ini menonjol di publik, Ganjar Pranowo menunjukkan perubahan paling signifikan dalam hal tingkat keterpilihan atau elektabilitas.

BACA JUGA: SMRC: Ganjar Ungguli Prabowo dalam Head to Head Jika Tingkat Pengenalan Berimbang

Direktur Riset SMRC Deni Irvani menyatakan survei terbaru itu dilakukan pada 31 Juli – 11 Agustus 2023. Jumlah respondennya sebanyak 4.260 orang.

Deni menjelaskan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto mendominasi elektabilitas berdasar top of mind di kalangan responden. Ganjar di angka 22,7 persen, sedangkan Prabowo pada angka 20,8 persen.

BACA JUGA: Presiden PKS Beri Sinyal Begini Soal Wacana Ganjar Berduet dengan Anies

“Dua nama itu (Ganjar dan Prabowo) memang signifikan dari nama-nama lain,” ujar Deni dalam paparannya yang disiarkan kanal SMRC TV di YouTube, Rabu (23/8).

Di bawah Prabowo baru ada Anies Baswedan dengan 12 persen dan Joko Widodo (6,8 persen). Nama Airlangga Hartarto dan Ridwan Kamil juga masuk dalam daftar itu, tetapi angkanya masing-masing hanya 0,3 persen.

BACA JUGA: Libas Prabowo, Elektabilitas Ganjar Rebound di Survei SMRC

Nama-nama lain yang muncul ialah Puan Maharani, Rocky Gerung, Sandiaga Uno, Megawati Soekarnoputri, Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki T Purnama, Khofifah Indar Parawansa, Susilo Bambang Yudhoyono, Muhaimin Iskandar, dan Mahfud MD yang masing-masing 0,1 persen.

Deni menjelaskan elektabilitas Ganjar meningkat 4,1 persen dalam sebulan terakhir. “Prabowo Subianto dalam satu bulan terakhir stagnan,” imbuh Deni.

Elektabilitas Anies dalam sebulan terakhir juga stagnan, bahkan terlihat turun dari 12,7 persen menjadi 12 persen.

“Jadi, dinamikanya dalam satu bulan terakhir ini ada penguatan pada Ganjar Pranowo,” tutur Deni.

SMRC juga melakukan survei dengan menyimulasikan tiga nama dan dua nama capres.

Pada simulasi tiga nama capres, Ganjar unggul dengan elektabilitas 35,9 persen, sedangkan Prabowo memiliki tingkat keterpilihan 33,6 persen.

“Selisihnya hanya 2,3 persen,” ucap Deni.

Adapun elektabilitas Anies Baswedan hanya 20,4 persen. Memang Anies sempat menungguli Prabowo pada dua survei SMRC yang dilakukan pada Desember 2022.

Namun, elektabilitas Anies pada Januari 2023 sudah menunjukkan tren penurunan.

“Memasuki 2022, elektabilitas Anies melemah,” tutur Deni.

Untuk simulasi dua nama capres, SMRC menyurvei nama Ganjar Pranowo dan Anies. Hasilnya ialah Ganjar memiliki elektabilitas 49,6 persen, sedangkan Anies di angka 32,8 persen.

Ganjar memperlihatkan penguatan elektabilitas, sedangkan Anies sebaliknya. Namun, responden yang tidak menjawab atau mengaku tidak tahu masih di angka 17,6 persen.

Pada simulasi Prabowo Subianto versus Anies Baswedan, elektabilitas ketua umum Partai Gerindra itu di angka 52 persen. Adapun Anies hanya 30,2 persen, sedangkan responden yang tidak tahu/tidak menjawab ada 17,8 persen.

Bagaimana dalam simulasi Ganjar Pranowo vs Prabowo Subianto?

Hasilnya ialah Prabowo memiliki elektabilitas 44,5 persen, sedangkan Ganjar di angka 41,5 persen. Namun, masih ada 13,9 persen responden yang tidak tahu/tidak menjawab.

Menurut Deni, selisih antara Prabowo dengan Ganjar pada simulasi dua nama itu tidak signifikan.

“Paling banter kami bisa katakan, wuuih… ini persaingan sangat ketat,” katanya.

Deni menambahkan elektabilitas Ganjar menunjukkan perubahan signifikan dalam sebulan terakir.

Bulan lalu Prabowo memimpin dengan elektabilitas 46,7 persen, sedangkan Ganjar di angka 38,6 persen. Adapun pada survei terbaru tersebut, selisih elektabilitas kedua tokoh itu makin kecil.

“Ada kecenderungan (elektabilitas Prabowo, red) menurun. Selisih itu (antara Prabowo dengan Ganajr, red) makin kecil,” kata Deni.

Survei SMRC dilakukan pada 31 Juli hingga 11 Agustus 2023. Margin of error survei itu di kisaran 1,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(mcr8/jpnn.com)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus Budiman Sudjatmiko Mendukung Prabowo Justru Melejitkan Elektabilitas Ganjar Pranowo


Redaktur : Antoni
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler