Surya Paloh: Lindungi Lahan Pertanian dari Alih Fungsi

Minggu, 10 April 2016 – 22:41 WIB
Ketua Umum Partai NasDem diarak menggunakan traktor di acara panen raya Desa Liman Benawi, Lampung Tengah, Minggu (10/4). Foto: Ist

jpnn.com - LAMPUNG TENGAH - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai alih fungsi lahan sebagai salah satu penghalang terbesar cita-cita swasembada pangan. Karena itu, dia mengimbau pemerintah baik pusat maupun daerah untuk berkomitmen menjaga keberadaan lahan pertanian dari alih fungsi.

"Lahan-lahan pertanian semakin menipis karena beralih fungsi dari pertanian menjadi pemukiman. Lahan pertanian harus terjaga agar tidak teralih funginya," ujar Surya saat berdialog dengan para petani saat acara panen raya di Desa Liman Benawi, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, Minggu (10/4).

BACA JUGA: Kadin Nilai OP Tanjungpriok tak Serius Revisi Tarif Progresif

Menurut Surya, selain untuk meningkatkan ketahanan pangan, keberadaan lahan pertanian akan berdampak bagi kesejahteraan para petani. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa kesejahteraan para petani hingga kini masih belum tercapai. "Ini juga untuk mendukung tercapainya kesejahteraan para petani," imbuhnya.

Surya juga menyayangkan sikap pemerintah yang kurang mempersiapkan kebijakan untuk menghasilkan produk pertanian agar dapat bersaing dengan produk dari negara lain. Salau satunya adalah terkait dengan kelangkaan dan mahalnya harga pupuk, serta murahnya harga jual hasil pertanian lokal.

BACA JUGA: Ini Jurus Menteri Saleh Merayu Perusahaan Otomotif

"Kebijakan pemerintah yang kurang runtut dari waktu ke waktu untuk menyiapkan tantangan dunia, agar hasil pertanian lokal dapat bersaing dengan produk dunia untuk kesejahteraan petani. Sekarang yang ada justru pupuk mahal, padi murah. Ini celaka," tegasnya.

Meski demikian, dirinya yakin bahwa ketahanan pangan akan tercipta dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama. Pasalnya, pada pemerintahan saat telah memiliki komitmen untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya dengan pembangunan waduk dan irigasi guna mewujudkan hasil pertanian.

BACA JUGA: Pelindo III Lakukan Elektrifikasi Alat Bongkar Muat

Selain itu, Surya juga berharap kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk meningkatkan perannya. "Fungsi dan peran Bulog itu bukan untuk mencari duit, tapi difungsikan sebagai badan stabilitasi. Bagaimana jika harga jual pasaran dari petani itu murah, Bulog yang membeli (dengan harga standar), dan jika harga jual terlalu mahal, Bulog yang jual (dengan harga wajar). Bulog itu untuk mendukung swasembada pangan dan kesejahteraan petani. Kalau Bulog mencari uang, celaka," tandas Surya.

Disaat bersamaan, Surya juga melantik Ketua Dewan Pimpinan Wilayah NasDem Provinsi Lampung, Mostofa. Dirinyaa memberikan apresiasi karena pelantikan dilakukan ditengah sawah.

"Yang unik pelantikan ini dilakukan di tegah-tengah sawah. Ini sejarah pertama partai. Saya berikan hormat kepada yang berinisiatif melakukan pelantikan di tengah sawah," ujarnya.

Menurut Surya, hal itu sebagai simbol Partai NasDem peduli terhadap para petani padi. Menurutnya, pelantikan di tengah sawah menunjukkan hubungan erat antara partai dengan para petani. "Pelantikan ini memberikan makna. Di tengah lapangan sawah yang hijau ini kita menaruh penghormatan dan penghargaan pada kaum tani di Indonesia," tutup Surya. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nilai Menurun, Volume Impor Kosmetik Meningkat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler