Syahrul Yasin Limpo Masih Berpeluang Jadi Cawapres Jokowi

Selasa, 06 Maret 2018 – 20:28 WIB
Syahrul Yasin Limpo. Foto: dok/JPG

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti senior dari Indonesian Public Institute Karyono Wibowo mengatakan, peluang Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menjadi calon wakil presiden Joko Widodo  masih ada.

Hal ini menyusul perkataan Ketua Umum NasDem Surya Paloh yang menginginkan calon dari Sulawesi Selatan. Dan menyebut Syahrul memiliki peluang menjadi cawapres.

BACA JUGA: Rapimnas Demokrat Bakal Bahas Capres

"Kalau dibandingkan dengan figur-figur kepala daerah di Indonesia Timur, peluang Syahrul masih ada," ucap Karyono saat dikonfirmasi, Selasa (6/3).

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Strategic Indo Survey & Strategy, menyebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Syahrul, yakni belum menjadi figur menonjol di Indonesia Timur. Seperti sosok Jusuf Kalla.

BACA JUGA: Rizal Ramli Mau Jadi Capres? Duh, Berat Bos

Dia menyadari, Provinsi Sulsel memang menjadi barometer politik Indonesia bagian timur yang diperhitungkan dalam kancah politik nasional.

"Figur Syahrul Yasin Limpo belum menonjol di pentas nasional. Prestasinya belum terdengar oleh khalayak luas. Ketokohannya dan popularitasnya kemungkinan besar masih sangat rendah," ungkap Karyono.

BACA JUGA: Fadli Zon: Tidak Ada Kingmaker-makeran!

 Karena itu, jika memang ingin maju di pentas politik nasional. Harus bisa menunjukan prestasi yang bisa dibanggakan.

"Jika dia mau maju di pentas politik nasional harus memiliki prestasi yang bisa dibanggakan masyarakat untuk mendongkrak popularitas ketokohannya dan elektabilitasnya," jelas Karyono.

Jika tidak dilakukan, masih kata dia, maka bisa jadi beban bagi Jokowi di Pilpres 2019. Karena bukan figur yang tak dikenal banyak publik.

 "Jika tidak (mendongkrak popularitasnya), maka figur Syahrul Yasin Limpo justru menjadi beban Jokowi," kata Karyono.

Pasalnya, lanjut dia, salah satu aspek untuk cawapres Jokowi, bila dianggap perlu dalam realitas politik, bisa mempertimbangkan jawa dan luar jawa.

"Akan tetapi aspek ini tidak menjadi keharusan apabila secara ketokohan kepala daerah tersebut bisa diterima khalayak secara nasional," pungkas Karyono. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Belum Waktunya Anies Baswedan Maju Jadi Capres


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler