Tahanan Polrestabes Medan Tewas Dianiaya 6 Pelaku, Begini Reaksi Kombes Firdaus

Kamis, 25 November 2021 – 18:25 WIB
Ilustrasi tahanan tewas dianiaya di dalam sel. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com, MEDAN - Tahanan Polrestabes Medan Hendra Syahputra yang tewas dengan luka lebam di bagian tubuh dan wajahnya ternyata benar dianiaya. 

PS Kasatreskrim Polrestabes Medan Kombes M Firdaus mengatakan korban dianiaya oleh enam pelaku yang juga tahanan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan. 

BACA JUGA: Aldo Tewas Dibantai di Dekat Pos Lantas, Mengerikan

Keenam pelaku, yakni TR, WS, J, NP, HS, dan HM. Firdaus memastikan keenam orang ini adalah dalang atas tewasnya korban. 

"Iya, tidak hanya diperiksa, tetapi sudah dipastikan pelaku penganiayaan dan sedang dalam proses pemeriksaan," kata M Firdaus kepada JPNN.com, Kamis (25/11). 

BACA JUGA: Sebarkan Video Syur Mantan di Facebook, Dicky Langsung Dijemput Polisi

Dia mengatakan para pelaku memanfaatkan korban dengan meminta sejumlah uang kepada keluarga korban. Uang ini, kata Firdaus, diminta para pelaku dengan dalih uang kamar. 

"Para pelaku ini ingin mengambil keuntungan dari si korban dengan cara meminta uang kepada keluarga korban dengan alasan uang kebersamaan dan uang kamar," jelasnya. 

BACA JUGA: Tahanan Polrestabes Medan Tewas Tak Wajar, Abang Korban Ungkap Fakta Ini, Ngeri

Mantan Kasatreskrim Polresta Deli Serdang ini juga mengungkapkan jumlah uang yang diminta oleh para pelaku bervariasi mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta. 

Sebelumnya, seorang tahanan Polrestabes Medan, Hendra Syahputra mengalami luka lebam di bagian tubuh dan wajahnya. 

Keluarga korban menduga Hendra dianiaya di RTP Polrestabes Medan.

Pihak keluarga sudah melakukan proses autopsi terhadap jasad korban.

Apabila terbukti ada penganiayaan, pihak keluarga akan menempuh jalur hukum.

BACA JUGA: Mantan Kapolsek Kutalimbaru Dimutasi, Anak Buahnya Dipecat, Kasusnya Sangat Berat

Saat ini baik pihak keluarga maupun pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi tersebut. (mcr22/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Finta Rahyuni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler