Tak Ada Pesta Usai Pelantikan Mantan Jokowi

Selasa, 09 Februari 2016 – 12:51 WIB
Walikota Surakarta terpilih, FX Hadi Rudyatmo. Foto: dok jpnn

jpnn.com - SOLO – Cukup lama ditunggu-tunggu, kepastian pelantikan calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta terpilih, menunjukkan titik terang. Yakni pada 17 Februari. Tidak ada waktu lagi berleha-leha, F.X. Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo mengaku akan langsung bekerja.

Ketua tim pemenangan Rudy-Purnomo, Putut Gunawan mengatakan, kepastian pelantikan diketahui saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Semarang beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut sudah dibacakan keputusan resmi mengenai jadwal pelantikan kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Desember 2015.

BACA JUGA: Sangar! Gubernur Ganjar Ogah Patuhi Peraturan Mendagri

Seluruh persiapan hari pelantikan yang tinggal sepekan sudah dilakukan. Khususnya melengkapi syarat administratif. “Tidak ada perayaan apa pun. Di Semarang hanya seremonial,” tandasnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (8/2).

Menurut informasi, sedikitnya 200 undangan disiapkan oleh panitia pelantikan, namun Putut menerangkan tidak akan memakai seluruh undangan. Artinya, undangan hanya diberikan kepada anggota Fraksi PDIP DPRD Solo serta perwakilan relawan.

BACA JUGA: Pemprov Bantu Ratusan Juta untuk Pemulangan Eks Gafatar

Apakah akan digelar acara khusus di Solo? Putut kembali menegaskan tidak ada pesta pasca-pelantikan. Rudy-Purnomo, imbuh dia, akan langsung bekerja dan menyelesaikan tanggung jawab serta tugas sebagai wali kota dan wakil waliota yang sudah menumpuk. Hal itu dirasa lebih utama dibandingkan membuat acara yang minim manfaat.

Dia juga menyerukan kepada seluruh simpatisan dan kader partai banteng moncong putih agar tidak konvoi ke jalan saat hari H. Selain sebagai upaya memberikan pendidikan politik yang baik kepada kader, hal itu juga meminimalkan ketidaknyamanan masyarakat Solo yang lain.

BACA JUGA: Ngaku Staf Ditjen Pajak, Nyuri Laptop di Lima Hotel Bintang Empat

“Tapi kalau ada yang konvoi diharapkan jangan sampai mengganggu yang lain,” pinta Putut.

Sementara itu, wakil wali kota Solo terpilih Achmad Purnomo juga telah mengetahui kabar pelantikan dari media. Namun hingga sore kemarin pihaknya belum menerima surat resmi terkait acara tersebut.

Tidak ada persiapan khusus mendekati pelantikan, namun secara mental dia siap kembali mengemban amanah. Siapa saja yang akan diajak ke Semarang? “Kalau ada banyak, ya bawa anak cucu. Kalau nggak (sedikit, Red), ya saya dan istri. Tidak harus semua datang ke sana,” jawab Purnomo.

Asisten Pemerintahan Setda Surakarta Said Romadhon memastikan pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih digelar 17 Februari. Di hari itu, ada sebanyak 17 kabupaten/kota yang akan dilantik. Sedangkan empat kabupaten/kota lainnya belum dapat dipastikan.

”Ada empat kabupaten/kota yang bersengketa. Jadi belum dapat dipastikan apakah bareng atau tidak (proses pelantikan, Red),” urainya.

Terkait persiapan pelantikan, lanjut Said, tidak banyak. Hanya menyiapkan pakaian dinas upacara besar (PDUB) wali kota dan wakil wali kota terpilih. Sedangkan untuk lambang kota Solo dan selongsong sebagai wadah Surat Keputusan (SK), sudah berada di Pemprov Jateng. ”Kan kemarin baru saja melantik Pj (Penjabat) Wali Kota,” pungkas dia. (irw/vit/wa)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 4 Remaja Pria Digerebek Sedang Sekamar Dengan 1 Wanita


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler