Tak Balas Aksi Brutal Narapidana Teroris, Polri Dapat Pujian

Jumat, 11 Mei 2018 – 23:30 WIB
Polisi berjaga di Area Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sikap lembut Polri dalam menangani kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (10/5) kemarin mendapat pujian dari sejumlah kalangan. Salah satunya dari akademisi dan ulama.

Plt Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, M Syarif menilai Polri sangat profesional. Polri bahkan tetap sabar, tak membalas aksi brutal para narapidana teroris yang telah membantai lima polisi dengan sadis.

BACA JUGA: Pascatragedi Mako Brimob, Sandi Ingin Jakarta Perbanyak CCTV

"Tangan dingin Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan para pejabatnya, menunjukkan kelasnya untuk bisa mengendalikan situasi serumit itu. Lihat konteks dan situasi kejadiannya. Langkah Kapolri memerintahkan pendekatan soft sangat tepat,” ujar Syarif dalam keterangannya, Jumat (11/5).

Salah satu pengurus teras Nahdlatul Ulama (NU) Pontianak ini menambahkan, dalam situasi kericuhan yang disertai penyanderaan polisi oleh napiter, maka pendekatan penanggulangan mesti didahulukan sebelum aksi penyergapan dan penyerangan (hard approach).

BACA JUGA: Polri Bentuk Tim Medis Khusus Rawat Perusuh di Mako Brimob

Sebab jika cara yang terakhir ini justru didahulukan, kemungkinan besar akan memperbanyak jatuhnya korban. “Di dalam (ruang tahanan) kan ada sejumlah anggota polisi yang disandera. Tentu tak bisa gegabah langsung diserang, bisa lebih fatal lagi kalau begitu,” tegasnya.

Syarif melanjutkan, penanggulangan terorisme melalui pendekatan lunak memang butuh waktu, tak secepat pendekatan yang mengandalkan cara-cara kekerasan. “Jangan salah memahami. Apalagi dengan cepatnya menuding polisi lamban dan tidak tegas,” ujarnya.

BACA JUGA: Penghormatan Terakhir Jenderal Tito Untuk Bripka Marhum

Dia lantas menyayangkan reaksi sebagian pihak yang gampang menuding dan menyalahkan pihak tertentu serta menyeretnya ke masalah politis. Sikap itu dinilai sama sekali tidak menguntungkan bagi spirit penanganan dan penganggulangan terorisme di Indonesia. “Jadi, janganlah memperkeruh suasana,” tandas dia. (mg1/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polres Jaksel Tampung 13 Narapidana Teroris Titipan Densus


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler