Tak Kunjung Kembali ke Malang, Pemain asal Papua Ini Dicoret Arema FC

Selasa, 06 Oktober 2020 – 18:56 WIB
General Manager Arema FC Ruddy Widodo (kanan) . Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Arema FC mengumumkan mencoret salah satu pemain lokalnya, Mariando Djonak Uropmabin.

Pemain asal Papua itu dinilai tak disiplin dan belum juga berkumpul untuk berlatih bersama tim sampai hari ini.

BACA JUGA: Dua Pemain Asing Asal Brasil Jalani Seleksi di Arema FC, Ini Posisinya

Sebelumnya, Arema FC mengakui mengizinkan Mariando pulang ke kampung halamannya di Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, untuk mengikuti upacara adat pada 2 September lalu.

Namun, satu bulan lebih berselang dia tak kunjung kembali ke Malang.

BACA JUGA: MUI Kecam Pengesahan RUU Cipta Kerja, Anwar: Oligarki Politik Makin Jelas

"Kami sudah berdiskusi dengan tim pelatih akhirnya memutuskan status Mariando tidak bersama tim lagi. Alasanya hanya Mariando, klub, dan Tuhan yang tahu," kata General Manager Arema FC Ruddy Widodo di situs Liga Indonesia.

Menurut Ruddy, manajemen tim sejatinya telah memberikan keleluasaan waktu bagi Mariando sehingga bisa tak terburu-buru kembali ke Malang.

BACA JUGA: Mario Gomez Pergi, Kursi Kosong Pelatih Arema FC Ramai Diincar Juru Taktik Asing dan Lokal

Nyatanya, keleluasaan itu disalahgunakan dan dia terus menunda jadwal kembali ke Malang.

"Kami sudah melakukan komunikasi dua kali. Mariando minta tenggat waktu Jumat (2/10), lalu mundur jadi Senin (5/10). Dan sekarang akhirnya langsung kami ambil tindakan," tegasnya.

Tindakan tak terpuji Mariando menurut Ruddy bisa jadi disebabkan adanya kabar bahwa dia pengin berpindah klub.

Apalagi, lanjut dia, ada salah satu agen yang diinfokan ingin membawanya ke klub lain.

"Kalau ada klub yang berkenan kami persilakan, kabarnya salah satu agen mau membawanya ke salah satu klub. Teman-teman media bisa membantu kami menginfokan bahwa status Mariando sudah free," ucap Ruddy.

Pencoretan itu menjadikan Mariando sebagai pemain lokal pertama yang tak lagi berseragam Arema FC.

Sebelumya, ada empat pemain asing yang hengkang lebih dahulu seperti Jonathan Bauman, Elias Alderete, Matias Malvino dan Oh In Kyun.

Bedanya, keempat pemain itu dicoret bukan karena indisipliner, tetapi karena tak sepakat dengan renegosiasi kontrak. (dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler