Tak Mampu Bayar Cicilan, Pria Ini Nekat Bakar Mobilnya, Jangan Ditiru, ya!

Minggu, 14 November 2021 – 11:28 WIB
Pria asal India bernama Vinay Sharma membakar mobilnya karena tidak membayar cicilan mobilnya. Foto: Cartoq

jpnn.com, INDIA - Membeli mobil dengan sistem kredit memang banyak digemari oleh sebagian masyarakat. Sebab, hal itu menjadi salah satu cara untuk memiliki kendaraan pribadi.

Mereka harus membayar setiap bulan dengan waktu yang sudah ditentukan, jika tidak mobil itu akan disita.

BACA JUGA: Tak Tega Lihat Kondisi Jessica Iskandar, Vincent Venhaaq Sempat Sarankan Balikan Sama Richard Kyle

Namun, ada kejadian nyeleh yang terjadi di Gwalior, Madhya Pradesh, India. Pasalnya, seorang pria malah nekat membakar mobilnya lantaran tidak bisa membayar cicilan.

Mulanya pihak leasing datang ke rumah pria bernama Vinay Sharma, yang merupakan pemilik mobil sport utility vehicle (SUV) Mahindra Quanto.

BACA JUGA: Pria Ini Membagikan Helm Gratis Selama 7 Tahun, Alasannya Mengejutkan 

Pihak leasing berencana menyita mobil tersebut lantaran Vinay tidak mampu membayar cicilan setiap bulannya.

Dikutip dari Cartoq, Mingu (14/11), sebenarnya Vinay sudah diperingatkan berulang kali.

BACA JUGA: Sirkuit Terbaik Karya PT PP Siap Digunakan Dalam Ajang Balap Kelas Dunia

Hanya saja, dia menolak untuk membayar cicilan mobil setiap bulannya.

Saat Vinay melihat mobilnya diderek oleh truk pihak leasing, dia tampak geram. Bahkan dia, sempat berdebat dengan tim leasing.

Melihat hal itu, tim leasing langsung merekam kejadian tersebut dengan kamera ponsel.

Jika dilihat dari video itu, Vinay sedang marah besar dan berdebat dengan tim leasing.

Beberapa menit kemudian dia masuk ke dalam mobil dengan membawa botol berisi bensin dan menuangkannya.

Beberapa detik kemudian, SUV itu terbakar. Para warga yang berada di sekitar lokasi langsung menghubungi polisi dan pemadam kebakaran.

Namun, sebelum mereka tiba mobil itu sudah hangus terbakar.

Setelah kejadian tersebut, Vinay melarikan diri dan polisi langsung melakukan pengejaran.

Rekaman video itu kini sudah diserahkan oleh pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.(ddy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Yessy
Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler