Tak Puas Beristri Dua, Kakek Gauli 2 Bocah

Jumat, 06 April 2012 – 08:27 WIB

IDI TUNONG - Meski usia uzur, namun untuk urusan birahi ternyata Abubakar (56) masik "tokcer" alias kuat. Bahkan pria beristri dua ini seakan tak puas-puasnya berhubungan seks, hingga menggauli dua bocah sampai kehilangan perawan. Atas perbuatannya tersebut, ia kini terpaksa meringkuk di sel tahanan.

Tersangka diserahkan warga sejak kemarin, kepada Mapolsek Idi Tunong guna mempertanggungjawabkan aksi bejad itu. Si Otak mesum ini akhirnya tak berkutik ketika digiring dari kediamannya, di Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur.

Menurut keterangan Kasat Reskrimnya AKP Priyo Utomo, SH, SIK mengaku korban pencabulan tersangka ada dua orang.

“Korban didampingi orangtuanya sedang diperiksa di unit Pengaduan Perempuan dan Anak (PPA). Sedangkan TSK sudah berada di bui," jelasnya.

Dijelaskan lagi bahwa Rini dan Asih (-nama samaran), sebelumnya tak berani cerita kepada orang tuanya karena mendapat ancaman dari Abubakar. Aksi bejad berlangsung di semak-semak, belakang rumahnya dan kamar kediaman si petani. Masing-masing perempuan itu digauli cuma sekali saja.

Pasca mendapat perlakuan tak wajar, keduanya bungkam seribu bahasa dan tak mau mengadu kepada orang tuanya. Namun cerita berkembang terus lantaran mereka dengan teman sebaya. Sontak saja kasus ini lalu menyebar luas, hingga ke seantero desa dan menjadi bahan olok-olok.

Bahkan masalah sampai terdengar kepada Kepala Desa lalu memanggil bocah-bocah tersebut, guna meminta keterangan secara langsung. Setelah mendapat bukti-bukti kuat, pada kemarin siang Kades selanjutnya mendatangi kedua orang tua korban.

Mendapat laporan tak sedap telah menimpa putri kesayangan mereka, keluarga Rini dan Asih sontak naik pitam. Bersama-sama warga lalu mengepung rumah tersangka dan menggiring kakek cabul tersebut ke polisi. Dalam pengakuannya, Abubakar menyatakan cuma sekali menyetubuhi Rini dan Asih dibawah ancaman.

"Cuma sekali aja kok pak," cetus Abubakar kepada petugas.

Orangtua manapun pasti takkan rela jika anaknya jadi sasaran mesum. Termasuk keluarga Rini dan Asih (keduanya nama samaran-red), begitu mengetahui Abubakar sudah menggauli putri mereka.

Kepada Metro Aceh (Grup JPNN), Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Priyo Utomo, SH, SIK mengaku bahwa Rini (10) dan Asih (15) jadi korban tersangka.

"Peristiwanya terjadi lima tahun lalu, tapi baru terbongkar kemarin. Karena anak-anak rekan korban menjadikan insiden menimpa keduanya, sebagai bahan olok-olok. Apalagi Rini dan Asih saat itu masih bocah-bocah di tahun 2007 silam. Sehingga tak berani cerita, ketika mereka dipaksa masuk ke kamar dan dicabuli di semak beluar," kata Kasat.

Untuk sementara polisi masih menunggu hasil visum  dan saksi-saksi, terkait pengaduan keluarga korban.

Kepolosan Rini (10) dan Asih (15)- nama samaran pada lima tahun yang lampau, benar-benar dimanfaatkan Abubakar (56). Pasalnya, di tahun 2007 itu kedua korban masih anak-anak dan tak tahu, jika diri mereka sudah menjadi sasaran pencabulan.

Namun namanya bangkai, suatu saat pasti akan tercium juga. Begitu juga dengan kejahatan sang petani, menggauli anak-anak tetangganya tetap terbongkar. Sekumpulan rekan-rekan Rini dan Asih terus mengoceh, kepada warga sekitar dan orang tua masing-masing, bahwa mereka sudah digauli tersangka.

Kebusukan Abubakar yang beristri dua ini pun jadi bahan gunjingan. Terutama saat sampai ke telinga kepala Desa, lantas mendatangi anak-anak dan penduduk desa. Termasuk menceritakan kasus tersebut kepada orang tua dua anak malang itu. Begitu tahu kejadian sebenarnya, keluarga Rini dan Asih benar-benar naik pitam.

Tanpa dikomando mereka bersama-sama masyarakat sekitar, mendatangi kediaman Abubakar. Tersangka ditarik hingga keluar rumah dan ditanyai duduk perkara. Ia tak bisa lagi berkelit karena dua bocah langsung tunjuk hidung, serta dengan gamblang menuturkan peristiwa lima tahun silam. Korban mengaku ditarik ke dalam rumah tersangka, saat sedang bermain-main di halaman rumah. Termasuk juga dipaksa ke semak belukar untuk disetubuhi dan diintip rekan-rekannya.

"Mendapat bukti-bukti kuat, akhirnya Abubakar pun dimassa. Ia beruntung selamat dari amuk warga, karena terus digelandang ke kantor polisi. Tak disangka pria dikenal baik itu berubah jadi bejad. Padahal dia sudah punya dua istri," beber sumber Metro Aceh. (yas)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Perampok Bersenpi Satroni Alfamart


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler