Tak Sopan ke Ibu, Wira Ditegur Sang Kakak, Blek! Banjir Darah

Senin, 25 Mei 2020 – 22:06 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: JPNN.com

jpnn.com, GARUT - Motif perkelahian antara kakak-adik yang menelan korban jiwa diungkap oleh Kepala Satuan Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng.

Menurut Maradona, pertikaian kakak-adik di rumah orang tuanya, Perumahan Suci Permai, Karangpawitan, Garut, Jabar, Sabtu (23/5), dipicu masalah ucapan kasar sang adik kepada kakak dan ibunya.

BACA JUGA: Tinggal Tunggu Terompet, Ribuan Tentara India dan Tiongkok Siap Perang

Sang kakak disebutkan menusuk adiknya menggunakan pisau dapur hingga tewas.

"Sebelum ditusuk korban (sang adik) duduk di atas kasur, ia (korban) lalu mengganggu pelaku dengan ucapan kasar, selain itu korban bernama Wira juga melawan ibunya," kata Maradona kepada wartawan di Garut, Senin.

BACA JUGA: Tabrakan Maut Bajaj dengan Transjakarta, Aji Sofyan Tewas Seketika

Ia menuturkan, pelaku inisial QA (27) telah diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Garut tidak lama setelah kejadian penusukan.

Hasil pemeriksaan sementara dan olah tempat kejadian perkara, kata Maradona, insiden itu bermula ketika pelaku dan korban, Wira (21), berada di rumahnya.

BACA JUGA: DPO Kasus Pembunuhan Ini Akhirnya Ditangkap pada Malam Lebaran

Sebelum kejadian, lanjut Maradona, sang adik sempat melakukan sikap tidak sopan kepada ibunya, kemudian ditegur oleh pelaku hingga memicu korban berucap kasar dan menantang berkelahi.

"Pelaku lalu memukul wajah korban satu kali di bagian wajah dengan tangan kosong, korban kembali melawan dengan ucapan kasar," katanya.

Maradona menyampaikan, pelaku yang kesal terhadap adiknya itu langsung pergi ke dapur untuk membawa pisau lalu menusukannya ke bagian dada kiri korban hingga korban tergeletak.

Ibu korban lalu membawa anaknya ke rumah sakit, namun di perjalanan korban meninggal dunia.

Polisi selanjutya mengamankan pelaku ke Markas Polres Garut dan masih menunggu laporan dari keluarga korban untuk proses hukum lebih lanjut. (ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler