Takut Ditangkap Densus, Terduga Teroris YI Minta Perlindungan Dukun

Jumat, 07 Mei 2021 – 16:09 WIB
Densus 88 Mabes Polri membawa terduga teroris. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SUKABUMI - Densus 88 menangkap terduga teroris YI di Sukabumi, Jawa Barat.

Dari kesaksian warga, YI diamankan saat berada di rumah orang pintar alias dukun di Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, untuk meminta pertolongan agar tidak tertangkap polisi.

BACA JUGA: Terduga Teroris YI Merencanakan Pengeboman di Tempat Ini, Ngeri

Terduga teroris itu datang ke Desa Cimerang atas bantuan salah satu warga Cimerang yang kerap ikut dalam pengajian di Sukabumi.

Menurut salah satu warga Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, dari informasi yang diterimanya YI datang ke Cimerang pada Rabu (5/5).

BACA JUGA: Guru S Berstatus PNS Tak Pernah Bersyukur

“Datang ke Cimerang ini Rabu malam, ditangkap Kamis di kediaman orang pintar oleh Densus 88 tanpa perlawanan sama sekali. Katanya sih kurang lebih selesai magrib. Jadi ceritanya baru menginap satu hari,” sebutnya, Jumat (7/5).

“Jadi yang ngantar terduga teroris (YI) itu tidak tahu bahwa orang yang diantarnya adalah DPO Densus 88, sehingga pihak Densus pun hanya meminta keterangan,” katanya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ramadhan menyebutkan, YI merupakan warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditangkap di Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Sukabumi.

Keterlibatan YI sebagai ketua tim pengamanan Petamburan, merencanakan dan membuat bom di rumah Husein Hasni, ikut dalam percobaan bom di Ciampea Bogor dan mengetahui pembelian remot serta aseton.

Perburuan terduga teroris ini terkait dengan penangkapan empat orang di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang pada 29 Maret 2021 lalu.

Keempatnya adalah BS, AJ, ZA dan WJ. Tiga tersangka teroris mengaku simpatisan organisasi yang dilarang oleh pemerintah.

Bahkan ketiganya membuat video pengakuan terkait rencana teror yang akan dilakukan dengan meledakkan tempat usaha milik pengusaha China dan SPBU. (radarsukabumi/antara)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler